Warga Brebes, Jawa Tengah terdampak bencana tanah bergerak belum mendapatkan kepastian relokasi rumah dari pemerintah setempat. (Foto: Yunibar).

BREBES, iNews.id – Warga Brebes, Jawa Tengah terdampak bencana tanah bergerak belum mendapatkan kepastian relokasi rumah. Sedikitnya ada 76 rumah warga yang terdampak tanah bergerak.

Saat ini, rumah-rumah yang terdampak bencana tanah bergerak di Kabupaten Brebes dibiarkan kosong karena dinilai membahayakan jika dihuni. 

Aktivitas warga saat ini difokuskan pada menyelamatkan harta benda dan memanfaatkan puing-puing rumah yang masih dapat dimanfaatkan kembali.

"Sekarang mengungsi di rumah mbah. Mohon bantuannya, ini kan mau puasa dan lebaran," ujar Iin Setyawati, salah satu korban tanah bergerak di Brebes, Selasa (5/3/2024).

Pemerintah sebelumnya berencana untuk merelokasi tempat tinggal bagi korban bencana tanah bergerak di Dukuh Limbangan, Desa Sridadi, Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes. 

Rencana tersebut hingga kini belum terwujud. Sejak bencana terjadi, telah tercatat 76 rumah rusak, dengan 35 unit di antaranya nyaris ambruk.

Para korban bencana tanah bergerak, saat ini memanfaatkan puing-puing bangunan yang masih layak. Bahkan, sejumlah warga terpaksa membangun rumah semi permanen secara mandiri tanpa bantuan dari Pemerintah Kabupaten Brebes. 


Editor : Kurnia Illahi

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network