GROBOGAN, iNews.id – Tim Labfor Polda Jawa Tengah mengamankan beberapa kaleng dan bubuk mercon yang masih tersisa di dalam rumah di Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Masyruh Desa Pesantren, Kecamatan Klambu, Kabupaten Grobogan. Barang itu selanjutnya dibawa ke sebuah lapangan untuk mengetahui tingkat daya ledak dan dimusnahkan dengan cara dibakar.
Beberapa kaleng bubuk mercon dan belerang yang telah diamankan tim Labfor, Inafis Polda Jateng dan Polres Grobogan dibawa ke lapangan Klambu, Grobogan, Sabtu (29/1/2022) dini hari. Barang selanjutnya dimusnahkan dengan cara dibakar.
Lebih dari 6 jam, tim Gegana, Labfor, dan Inafis Polda Jateng serta Polres Grobogan melakukan identifikasi dan menyisir seluruh ruangan rumah Azka. Azka sendiri turut menjadi korban ledakan belerang yang tersimpan di dalam sebuah kaleng pada Jumat (28/1/2022) sore.
“Saat ini korban sudah dalam kondisi membaik dan telah dipindahkan dari ruang ICU ke ruang perawatan Rumah Sakit Umum dr Soedjati Purwodadi, Grobogan pada jumat malam,” kata Kapolres Grobogan, AKBP Benny Setyowadi.
Terkait penyebab ledakan, pihaknya belum bisa memberikan keterangan pasti. Sebab masih dalam penyelidikan dan menunggu hasil dari Puslabfor Polda Jateng.
Kapolres mengimbau warga sekitar lokasi ledakan untuk tetap tenang dan tidak panik. Sebab semua barang bukti bekas ledakan sudah diamankan.
Ledakan yang berlokasi di rumah Kiai Ali Mansyur Pengasuh Ponpes Darul Masyruh kini sudah aman dan bisa dilakukan pembersihan oleh pihak keluarga.
Berdasarkan hasil pemeriksaan dan penyelidikan beberapa saksi, dugaan sementara bubuk mercon yang diamankan dan dimusnahkan merupakan bubuk sisa lebaran tahun lalu. Sementara belerang dalam kaleng di dapat dari pembelian yang dikirim melalui jasa pengiriman.
Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait