Anggota Komisi XIII DPR, Yanuar Arif Wibowo saat mengecek laporan terkait pembatasan hijab bagi karyawati Rita Supermall Purwokerto. (Foto: iNews Purwokerto).

PURWOKERTO, iNews.id - Dugaan pembatasan penggunaan hijab di lingkungan kerja PT Rita Ritelindo menjadi sorotan Anggota Komisi XIII DPR, Yanuar Arif Wibowo. Setelah menerima laporan dari sejumlah karyawati, dia mencek langsung ke Rita Supermall Purwokerto pada Jumat (24/4/2026).

Hasil pengecekan di lokasi, dia menemukan sebagian karyawati, termasuk kasir, tidak mengenakan hijab saat bekerja. Kondisi itu terjadi karena seragam yang disediakan perusahaan belum mengakomodasi penggunaan hijab.

Sejumlah karyawan disebut tetap berhijab saat berangkat kerja, namun melepasnya saat mengenakan seragam, lalu kembali memakainya setelah selesai bekerja.

“Ini menjadi perhatian serius karena berkaitan dengan pemenuhan Hak Asasi Manusia, khususnya dalam menjalankan keyakinan agama di lingkungan kerja,” ujar Yanuar dikutip dari iNews Purwokerto, Jumat (24/4/2026).

Menurutnya, perusahaan perlu menyediakan opsi seragam yang sesuai agar pekerja tetap bisa menjalankan kewajiban agama tanpa hambatan.

“Penggunaan hijab merupakan bagian dari pelaksanaan ajaran agama, sehingga perlu difasilitasi dengan baik oleh perusahaan,” ucapnya.

Sementara itu, pihak PT Rita Ritelindo membantah adanya larangan penggunaan hijab. Wakil Direktur HRD Nikolaus Bela menyampaikan bahwa perusahaan sudah memiliki SOP terkait penggunaan hijab, namun belum tersosialisasi secara merata.

“Kami tidak pernah melarang. SOP penggunaan hijab sudah ada, hanya saja perlu kami sosialisasikan kembali agar lebih dipahami,” ucapnya.

Dia menuturkan, sebagai tindak lanjut, perusahaan akan melakukan sosialisasi ulang serta menyiapkan seragam khusus bagi karyawati berhijab untuk ratusan pegawai di Rita Supermall Purwokerto. 

Selain itu, perusahaan juga berencana berkonsultasi dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) terkait desain seragam. Dia menegaskan, pekerja tidak boleh dipaksa memilih antara pekerjaan dan keyakinan.

“Kami tidak ingin masyarakat harus mengorbankan hal yang prinsipil hanya untuk bekerja, padahal hal itu bisa difasilitasi,” katanya.


Editor : Kurnia Illahi

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network