KENDAL, iNews.id – Acara Festival Durian dan Makan Durian Bareng Bupati Kendal Mirna Annisa, yang diadakan di Lapangan Taman Selokaton Sukorejo Kendal, Jawa Tengah (Jateng), berlangsung ricuh, Rabu (27/2/2019). Ratusan warga yang tidak sabar saling berebut gunungan durian yang diletakkan di tengah lapangan.
Sejumlah panitia kewalahan karena warga tidak mau antre dan saling berdesakan berebut mendapat durian karena khawatir tidak kebagian. Padahal Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kendal sudah menyiapkan gunungan berisi 1.300 durian lokal untuk warga yang ingin menyantap gratis buah itu.
Gunungan durian itu disiapkan untuk dimakan bersama warga dan Bupati Kendal Mirna Annisa. Awalnya, warga masih tampak tertib menyaksikan festival durian, Rabu siang. Suasana mulai tidak terkendali saat satu per satu durian mulai dibuka agar memudahkan saat disantap bersama warga.
Sesaat setelah Bupati Kendal Mirna Annisa bersama Kapolres Kendal dan Dandim 0715 Kendal membelah durian dan mencicipinya, ratusan warga langsung merangsek ke arah gunungan durian. Mereka saling berdesakan dan berebut untuk mendapatkan durian.
Anak-anak yang ikut antre di kerumunan terjepit dan harus dievakuasi panitia. Begitu pula dengan ibu-ibu yang mencoba membawa durian untuk dimakan bersama, banyak yang terjepit karena berdesakan dengan warga lain.
Meja yang digunakan untuk membatasi warga dan gunungan tidak bisa menahan ratusan warga yang ingin mendapatkan durian gratis. Sementara warga yang sudah mendapatkan durian menikmati bersama di tengah lapangan.
Warga mengaku rela berebut gunungan durian karena ingin menikmati durian Kendal yang terkenal enak, manis, dan ada sedikit rasa pahit. Apalagi, mereka bisa mengonsumsinya secara gratis dan beramai-ramai dengan warga lain. “Rasa durian lokal lebih enak dari durian luar,” kata warga, Romiyati.
Sementara Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Pemkab Kendal, Cipto Wahyono mengatakan, Festival Durian dan Makan Durian Bareng Bupati Kendal ini digelar untuk lebih mengenalkan buah lokal, khususnya durian lokal Kendal kepada masyarakat. Durian lokal Kendal memiliki lima varietas dengan jumlah produksi 26.000 ton per tahun.
“Dalam festival durian ini, kami menyiapkan 1.300 buah durian lokal. Semua gratis dan anggarannya sudah dialokasikan di APBD,” kata Cipto.
Festival durian ini merupakan kali kedua dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Kendal. Rencananya acara serupa diadakan setiap tahun untuk lebih mengenalkan durian lokal kepada masyarakat.
Editor : Maria Christina
Artikel Terkait