Ketua DPW PKB Jateng KH M Yusuf Chudlori dan Wakil Ketua DPRD Jateng Sukirman saat mengunjungi lokasi banjir Pekalongan. (Istimewa)

PEKALONGAN, iNews.id - Ketua DPW PKB Jawa Tengah KH M Yusuf Chudlori (Gus Yusuf) turut prihatin atas bencana banjir yang terjadi di sejumlah wilayah Jawa Tengah . Ia mengatakan pentingnya penanganan pascabanjir. 

"Pemulihan pascabanjir itu juga penting, bagaimana ekonomi bisa kembali berjalan dan bagaimana banjir ini segera ditangani," kata GusYusuf dalam siaran pers, Senin (22/2/2021). 

Tak hanya itu, kata dia, sisi kesehatan hendaknya segera dilakukan pemeriksaan gratis terhadap korban banjir. Nasib anak-anak juga harus mendapat perhatian serius, agar mereka tidak mengalami trauma. 

“Datangkan psikolog terbaik, programkan “trauma healing”. Kasihan anak-anak mereka kehilangan lingkungan untuk tempat bermain,” katanya.

Senada juga disampaikan Wakil Ketua DPRD Jateng Sukirman. Menurutnya, ada tiga hal yang menjadi titik tekan dalam penanganan banjir ini. Antara lain sektor kesehatan, perbaikan lingkungan hingga pemikiran untuk relokasi warga.

“Saya akan izin Gus Yusuf agar Fraksi PKB mengusulkan relokasi. Salah satu upaya relokasi misalnya dengan program transmigrasi. Ini karena sebagian besar daerah di Kota Pekalongan sudah tidak layak dihuni akibat banjir,” kata Sukirman. 

“Kalau kemarau, lingkungan banjir air rob, kalau hujan kebanjiran. Sementara tanggul raksasa yang sudah dibangun ternyata secara teknis simalakama. Pas hujan justru menghalangi air hujan mengalir ke laut,” ujarnya.

Dia menilai transmigrasi merupakan salah satu mitigasi bencana banjir yang efektif. “Karena, selain memberikan tempat yang baru, masyarakat juga mendapatkan lahan untuk bekerja. Usulan ini memang berat, tapi perlu mulai dipikirkan,” kata Sekretaris DPW PKB Jateng ini.

Sementara, DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jawa Tengah telah menyalurkan bantuan pada korban banjir Kota Pekalongan. Gus Yusuf memimpin langsung pemberian bantuan  melalui Lazisnu Kota Pekalongan ke tiga wilayah yaitu Pasirsari, Kramatsari, dan Panjang Wetan, serta Wonokerto dan Tirto Kabupaten Pekalongan.

"Kami memberi bantuan sembako ke dapur-dapur umum, lalu peralatan lain seperti selimut hingga obat-obatan misalnya obat kulit, obat masuk angin, minyak kayu putih," kata Gus Yusuf di gedung Aswaja PCNU Kota Pekalongan, Minggu (21/2) sore.

Sementara, Ketua PCNU Kota Pekalongan, Muhtarom mengatakan, sejak sebulan lalu, pihaknya sudah membuka Posko NU Peduli untuk membantu korban banjir.

Setiap hari, para relawan posko membagikan 5.000 nasi bungkus ke korban banjir dan menyyuplai kebutuhan untuk dapur umum di beberapa titik kota Pekalongan. "Kami juga melakukan evakuasi korban banjir. Kami akan tetap buka posko hingga banjir surut," ujarnya. 


Editor : Ahmad Antoni

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network