Sejumlah petani di Desa Bulusari, Kecamatan Bulukamba, Brebes mengeluhkan njloknya harga gabah sejak beberapa pekan terakhir ini. (iNews/Yunibar)

BREBES, iNews.id - Harga gabah anjlok saat panen raya di sejumlah daerah di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Sejumlah petani di Desa Bulusari, Kecamatan Bulukamba, mengeluhkan anjloknya harga gabah sejak beberapa pekan terakhir ini.

Petani menduga merosotnya harga gabah selain panen raya di sejumlah daerah juga disebabkan adanya polemik soal rencana pemerintah mengimpor 1 juta ton beras.

Mereka berharap Perum Bulog intensif turun ke lapangan untuk menyerap gabah petani agar harga gabah bisa terdongkrak naik.

Salah seorang petani mengaku harga tebasan gabah basah untuk setiap seperempat bahu atau setara dengan 2.500 meter persegi hanya dijual Rp 2,5 juta. Padahal sebelum pada panen beberapa bulan sebelumnya harganya mencapai Rp4 juta per seperempat hektare.

“Kami heran dengan adanya wacana impor 1 juta ton beras. Padahal saat ini di banyak daerah sedang panen raya dan stok gabah menumpuk. Sehingga harga gabah di tingkat petari turun,” kata Syaefudin, petani di Brebes, Jumat (26/3/2021).

Harga gabah basah di tingkat petani saat ini dijual hanya Rp3.500 per kilogram. Sedangkan gabah kering panen Rp4.500 per kilogram. 

“Harga tersebut hanya cukup untuk mengembalikan biaya tanam dan pemupukan dan sedikit keuntungan. Petani berharap Perum Bulog terjun ke lapangan untuk menyerap gabah di tingkat petani,” katanya.


Editor : Ahmad Antoni

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network