SEMARANG, iNews.id – Keluarga Rw, istri anggota TNI korban penembakan untuk sementara dipindahkan ke asrama Arhanud 15/DBY Semarang. Pemindahan ini guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Selain itu, petugas gabungan TNI-Polri juga melakukan penjagaan ketat Rw selama menjalani perawatan di Rumah Sakit Hermina Banyumanik Semarang.
Dandim 0733 BS Semarang Letkol Honi Havana mengatakan dirinya sudah memerintahkan jajaran ikut terjun mengejar keempat pelaku penembakan.
“Untuk menjaga korban di rumah sakit, tim gabungan dari TNI-Polri melakukan penjagaan ketat ruang perawatan serta di lingkungan rumah sakit,” kata Dandim saat konferensi pers, Rabu (20/7/2022).
“Untuk keluarga korban saat ini sudah ditarik ke Asrama Yon Arhanud untuk menjaga adanya tindak kejahatan terulang,” katanya.
Dia mengatakan, dengan disebarnya ciri-ciri pelaku serta sepeda motor yang digunakan oleh pelaku diharapkan masyarakat dapat mengenali dan menginfokan ke tim gabungan dari TNI nomor telepon 082242746179.
Sementara itu, tim gabungan TNI-Polri masih terus melakukan pengembangan penyelidikan kasus penembakan istri anggota TNI. Tim gabungan kembali melakukan analisis rekaman CCTV.
Tim gabungan juga telah menyusun jadwal piket guna menjaga keamanan korban di rumah sakit serta keluarga dipindah sementara ke asrama Arhanud Semarang.
Editor : Ahmad Antoni
korban penembakan Istri anggota tni Pelaku penembakan arhanud Dandim 0733 Kapolrestabes Semarang rekaman cctv tim gabungan tim gabungan tni - polri
Artikel Terkait