SRAGEN, iNews.id - Kecelakaan mobil pikap tertabrak Kereta Api Majapahit terjadi di pelintasan sebidang Kalijambe, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, Senin (7/9/2026) tengah malam. Dua penumpang mobil selamat setelah berhasil keluar dari kendaraan sebelum terjadi benturan.
Peristiwa itu terjadi pada Senin malam pukul 23.39 WIB. Mobil pikap diketahui berada di pelintasan saat KA Majapahit melintas hingga akhirnya tertemper kereta.
Identitas kedua penumpang mobil pikap masing-masing Mukiyanto (45), warga Desa Duyungan, Kecamatan Sidoharjo, dan Sriyatun (44), warga Desa Kalimacan, Kecamatan Kalijambe.
Ketua PSC 119 Kabupaten Sragen Udayanti Proborini mengatakan, kedua korban berhasil menyelamatkan diri sebelum kendaraan tertemper kereta api.
"Kedua korban selamat karena sudah keluar dari mobil. Tidak mengalami luka fisik, namun mengalami syok," ujar Udayanti dikutip dari iNews Sragen, Selasa (8/9/2026).
Mukiyanto mengalami syok ringan, sedangkan Sriyatun sempat pingsan setelah kejadian. Petugas gabungan kemudian melakukan evakuasi dan membawa keduanya ke IGD RSUD dr Soeratno Gemolong untuk mendapatkan penanganan medis.
Penanganan di lokasi melibatkan berbagai unsur, mulai dari SPGDT PSC 119 Sukowati, PSC 119 Puskesmas Kalijambe, Ambulans Abimanyu, personel TNI, Polri, PT KAI, Redkar Sragen, Ambulans NU Gemolong, relawan Gemolong, serta warga sekitar.
Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta Feni Novida Saragih membenarkan adanya insiden kendaraan tertemper KA Majapahit di pelintasan sebidang Kalijambe, Sragen. Mobil pikap tersebut mengalami mogok saat berada di area pelintasan.
"Kereta Api Majapahit tetap melanjutkan perjalanan setelah proses penanganan insiden selesai," kata Feni.
Seluruh awak dan penumpang KA Majapahit dipastikan selamat dan dalam kondisi aman. Perjalanan kereta kembali dilanjutkan sekitar pukul 23.50 WIB. Sementara itu, kendaraan pikap yang mengalami kecelakaan kemudian ditangani oleh pihak kepolisian setempat.
KAI menyayangkan masih terjadinya kecelakaan kendaraan di perlintasan sebidang. Masyarakat diimbau lebih berhati-hati saat akan melintasi jalur kereta api.
"Kami mengimbau masyarakat agar senantiasa berhenti sejenak untuk memastikan jalur aman sebelum melintas, serta tidak melakukan aktivitas di sekitar jalur KA karena berpotensi bahaya tinggi. Keselamatan merupakan tanggung jawab kita bersama," ujar Feni.
Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait