SRAGEN, iNews.id – Longsor menerjang tiga desa di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah setelah hujan deras mengguyur wilayah itu sejak Sabtu (23/2/2019) hingga Minggu (24/2/2019).
Longsor mengakibatkan lima rumah warga yang tersebar di tiga desa yakni, Jambeyan, Dawung, dan Sambi rusak parah dan tidak bisa ditinggali. Para penghuni rumah tersebut kini harus mengungsi ke tempat yang lebih aman karena rawan terjadi longsor susulan.
Camat Sambirejo, Nugroho Dwi Wibowo mengatakan, material longsor berupa tanah dan batu menimpa dinding bangunan belakang rumah milik warga. Diduga tebing yang berada di belakang dan samping rumah tidak kuat menahan curah hujan yang tinggi. “Longsor ini terjadi karena hujan deras sehingga tebing ambrol tidak kuat menahan air,” katanya.
Menurut Nugroho, longsor di Desa Jambeyan merupakan yang paling parah. Longsor menimpa rumah Sukimin Mulyo Utomo dan mengakibatkan dua penghuni rumah luka-luka terkena material rumah dan bebatuan. “Di Jambeyan ini ada dua rumah yang kena longsor, salah satunya rumah Pak Sukimin ini,” ucapnya.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sragen, Sugeng Priyono mengatakan, longsor yang terjadi di tiga desa di Kecamatan Sambirejo ini sebenarnya sudah diprediksi sebelumnya karena lokasi rumah warga berada di lereng bukit. “Sebenarnya sudah ada tanda-tanda (akan longsor). Memang lokasi rumah warga sebagian besar berdiri di lereng bukit yang mudah longsor,” katanya.
Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait