Bupati Semarang,Ngesti Nugraha. (Istimewa)

SEMARANG, iNews.id - Pandemi Covid-19 hingga saat ini belum berakhir. Untuk penanganan dampak pandemi Covid-19, tahun ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang me-refocusing anggaran mencapai sekitar Rp72 miliar.

Dari anggaran refokusing sebesar itu, sekitar Rp44 miliar bakal dipakai untuk membayar tenaga kesehatan (nakes) termasuk kaitannya dengan vaksin.

Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengatakan, sedikitnya sekira 8 persen dari total APBD 2021 akan dipakai untuk penanganan dampak pandemi. Dana yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) serta anggaran dari kelurahan juga direfocusing. 

"Total anggaran yang direfocusing sekitar Rp72 miliar," katanya dalam keterangan tertulis yang diterima wartawan, Jumat (12/3/2021).

Menurut Ngesti, keputusan melakukan refocusing anggaran adalah tindak lanjut hasil koordinasi menyikapi Peraturan Menteri Keuangan Nomor 17 Tahun 2021 terkait refocusing anggaran untuk penanganan Covid-19. 

"Penanganan pandemi ini butuh anggaran yang cukup besar. Saat ini kami baru menampung usulan dari SKPD sebelum dibahas secepatnya. Paling lama 14 Maret 2021 harus sudah dikirimkan ke Kementerian Keuangan,” katanya.

Menurutnya, meski dalam situasi pandemi, Pemkab Semarang bakal berupaya maksimal dengan berbagai pertimbangan agar program unggulan visi misi Bupati dan Wakil Bupati yang sudah disusun bisa terlaksana bertahap.

 "Mari kita melakukan inovasi untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, kemudian bergotong royong menekan atau mencegah penyebaran Covid-19," ujarnya.


Editor : Ahmad Antoni

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network