YOGYAKARTA, iNews.id – Pasien positif corona atau Covid-19 di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) hingga Jumat (27/3/2020), menjadi 22 orang. Jumlah ini bertambah enam orang dari data Kamis (26/3/2020) yang mencapai 16 orang.
Data ini berdasarkan laporan yang disampaikan pemerintah pusat. Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mengatakan, kasus pasien positif corona di seluruh Indonesia hari ini bertambah 153 orang menjadi 1.046 orang.
Sementara kasus pasien positif corona yang meninggal dunia bertambah menjadi 87 orang. Artinya pasien yang meninggal bertambah sebanyak sembilan orang. Lalu, kasus pasien yang sembuh total mencapai 46 orang.
Data dari pemerintah pusat berbeda dengan data Pemprov DIY yang menyebutkan penambahan kasus positif corona di provinsi ini hanya satu orang per Jumat (27/3/2020). Sementara total kasus saat ini 19 orang. Kasus ke-19 ini merupakan seorang laki-laki berusia 53 tahun yang tinggal di Kabupaten Bantul.
“Dari hasil uji lab yang dilakukan Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan & Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) Yogyakarta, ada tambahan satu pasien laki-laki 53 tahun dari Bantul,” kata Juru Bicara Pemda DIY Dalam Penanganan Covid-19, Berty Murtiningsih, Jumat (27/3/2020).
Hingga saat ini, sudah ada 143 orang yang diperiksa. Sebanyak 37 orang hasilnya negatif dan 19 orang positif. Satu penderita positif berhasil sembuh dan tiga meninggal dunia. Sementara sampel yang masih dalam pengujian berjumlah 87 orang dan empat orang di antaranya meninggal dunia.
Soal perbedaan data ini, Pemprov DIY masih akan berkoordinasi dengan pemerintah pusat. “Sabar, ini masih kami koordinasikan dengan pusat,” kata Kepala Bagian Humas Biro Umum Humas dan Protokol DIY, Ditya Nanaryo Aji.
Dia mengatakan, para penderita corona saat ini dirawat di ruang isolasi di beberapa rumah sakit yang ada di Yogyakarta. Rumah sakit itu di antaranya RS Panti Rapih, RSUP Dr Sardjito, RSUD Panembahan Senopati, Bantul, maupun di RSUD Wates Kulonprogo.
Beberapa kasus positif corona di DIY sebagian besar merupakan kasus impor. Para penderita yang dinyatakan positif Covid-19 baru saja bepergian dari luar kota. Kota-kota tersebut lebih dahulu melaporkan penemuan pasien positif corona.
Salah satunya bayi berumur empat bulan yang dirawat di RSUD Wates. Bayi ini memiliki riwayat baru bepergian dengan orangtuanya di salah satu kota di Jawa Tengah. Saat ini, kondisi bayi tersebut terus membaik dan masih menjalani perawatan intensif di RSUD Wates.
“Kondisinya terus membaik, doakan saja biar bayi ini cepat sembuh,” ujar Plt Kepala Dinas Kesehatan Kulonprogo Sri Budi Utami.
Editor : Maria Christina
Artikel Terkait