Polisi saat menggerebek arena judi sabung ayam di tengah hutan bambu Desa Wonolopo, Mijen, Semarang. (iNews/Kristadi)
Kristadi

SEMARANG, iNews.id - Tim Resmob Polrestabes Semarang menggerebek arena judi sabung ayam beromset ratusan juta rupiah di tengah hutan bambu, di Desa Wonolopo, Kecamatan Mijen, Kota Semarang, Rabu (24/2/2021) sore. Saat penggerebekan, polisi sempat melepaskan beberapa kali tembakan peringatan/ karena pelaku judi kabur dari lokasi.

Dalam penggerebekan, Polisi hanya berhasil mengamankan empat orang penonton dan dua orang pengelola arena judi berinisial B dan R, uang tiket sebesar Rp400.000. Sementara 25 ekor ayam, 40 sepeda motor dan 3 mobil yang ditinggalkan kabur pemiliknya ke dalam hutan bambu juga disita petugas.  

Menurut pengakuan B saat penggerebekan di lokasi judi ada sekitar 60 orang.  Mereka terdiri dari para penjudi dan penonton sabung ayam. “Dengan tiket masuksebesar Rp10.000 hingga 20.000  untuk tiap laga, pengelola mendapat fee sebesar Rp300.000 sampai Rp600.000,” katanya.

Sementara Wakapolrestabes Semarang,  AKBP Iga DP Nugraha mengatakan, penggerebekan arena judi sabung ayam di tengah hutan ini dilakukan berdasarkan laporan dari masyarakat yang curiga ada kerumunan orang di tengah hutan.

“Dalam judi sabung ayam ini pemenang sabung ayam mendapatkan uang sebesar dua juta rupiah  dengan omzet hingga ratusan juta rupiah per hari,” kata AKBP Iga.

Selanjutnya, pihaknya akan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap pelaku judi dan pemilik kendaraan bermotor yang ditinggalkan di hutan.

Polisi akan menjerat pelaku judi dengan Pasal 303 kuhp/ tentang perjudian/ dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.


Editor : Ahmad Antoni

BERITA TERKAIT