SEMARANG, iNews.id - Seorang perawat diduga dipukul pasien di Kota Semarang Jawa Tengah. Pelaku yang berprofesi sebagai petugas keamanan itu marah karena tak terima diingatkan untuk mengenakan masker saat berobat di Klinik Pratama Dwi Puspita I.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jawa Tengah Kombes Pol Iskandar Fitriana Sutisna menyampaikan, terduga pelaku yakni BC (43) warga Kemijen Semarang Timur. Dia dilaporkan oleh HM, perawat di Klinik Pratama Dwi Puspita I, karena diduga melakukan pemukulan pada Kamis 9 April.
"Kejadian ini bermula dari pelaku yang berbobat di Klinik Pratama Dwi Puspita I Jl. Mr Sutan Syahir 258 Kemijen Semarang Timur. Karena tidak memakai masker, pelaku diingatkan oleh korban namun tidak mau," kata Iskandar, Minggu (12/4/2020).
Iskandar mengatakan, usai kejadian korban menderita pusing dan trauma. Lantas korban pun mendatangi kantor polisi untuk mendapatkan keadilan.
"Korban yang mengalami trauma dan pusing melaporkan kejadian ini ke Polsek Semarang Timur," ucapnya.
Dia berharap, masyarakat benar-benar menaati anjuran pemerintah di tengah pandemi virus corona, salah satunya menggunakan masker.
Sebelumnya, beredar video yang memperlihatkan seorang pasien menampar perawat viral di media sosial. Menurut keterangan si pasien tidak terima karena ditegur tak mengenakan masker.
Dalam video CCTV tersebut terlihat kejadian menunjukkan pada hari Kamis (9/4/2020) tepatnya pukul 09.00. Pasien yang diketahui berinisial BC (43) itu menampar perawat yang berjaga di Klinik Pratama Dwi Puspita, Kemijen, Semarang Timur.
Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait