BANYUMAS, iNews.id – Polresta Banyumas masih menyelidiki penyebab robohnya tribun VIP dalam ajang Speed Fest #2 Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Drift Seri III Tahun 2026 di kompleks GOR Satria Purwokerto. Hingga Senin (27/7/2026), penyidik telah memeriksa 13 saksi untuk mengungkap penyebab insiden yang mengakibatkan puluhan penonton terluka.
Kapolresta Banyumas Kombes Pol Petrus P. Silalahi mengatakan, saksi yang diperiksa berasal dari unsur penyelenggara kegiatan dan korban.
"Hingga hari ini kami telah memeriksa 13 orang saksi. Selain itu, kami juga telah memeriksa satu orang saksi korban insiden runtuhnya tribun VIP," ujar Kombes Petrus dikutip dari iNews Purwokerto, Senin (27/7/2026).
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, polisi menduga robohnya lantai tribun VIP dipicu oleh euforia penonton saat berlangsung pembagian kaus. Saat itu, sejumlah penonton diduga melompat secara bersamaan di atas tribun yang bersifat nonpermanen.
"Runtuhnya lantai tribun VIP dimungkinkan karena hiporia yang sangat antusias dari penonton yang ada di tribun," katanya.
Selain faktor euforia penonton, penyidik juga menyoroti kesiapan panitia dalam mengantisipasi lonjakan pergerakan penonton selama acara berlangsung.
Menurutnya, penyelenggara dinilai tidak memiliki langkah antisipasi ketika terjadi antusiasme tinggi di tribun VIP saat sesi pembagian kaus. Kondisi tersebut diperparah karena tribun yang digunakan merupakan konstruksi nonpermanen.
"Terlebih tribun itu adalah non permanen dan panitia tidak mempertimbangkan kekuatan dari tribun tersebut," ucapnya.
Dia menuturkan, panitia juga tidak memberikan imbauan kepada penonton maupun menempatkan petugas yang bersiaga di setiap tribun untuk mengendalikan pergerakan massa.
Polresta Banyumas memastikan penyelidikan masih terus berlangsung. Pemeriksaan terhadap para saksi dilakukan untuk memastikan penyebab pasti ambruknya tribun sekaligus menentukan ada atau tidaknya unsur kelalaian dalam penyelenggaraan ajang balap tersebut.
Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait