BREBES, iNews.id – Kemacetan horor mewarnai puncak arus balik kedua di ruas Tol Pejagan-Pemalang, Jawa Tengah, Minggu (29/3/2026) dini hari. Ribuan kendaraan pemudik mengular sepanjang 10 kilometer, mulai dari Kilometer (KM) 275 wilayah Kabupaten Tegal hingga KM 265 di Kabupaten Brebes.
Kondisi lalu lintas yang nyaris tidak bergerak ini merupakan dampak dari pengalihan arus kendaraan menuju lajur one way arah Jakarta, yang dimulai dari KM 265 hingga KM 70 Tol Cipali.
Pantauan di lapangan menunjukkan ribuan mobil pribadi dan bus memenuhi seluruh lajur jalan tol. Akibat kelelahan menghadapi kemacetan panjang, banyak pemudik yang memilih keluar dari kendaraan dan beristirahat di bahu jalan. Hal ini justru membuat arus lalu lintas semakin terkunci menjelang titik penyekatan one way.
Seorang pemudik tujuan Balaraja, Tangerang, Nur Hadi mengungkapkan, ketersendatan sudah dirasakan bahkan sebelum memasuki Tol Semarang. Namun, kondisi terparah terjadi saat memasuki wilayah Tegal hingga Brebes.
"Kendaraan nyaris tak bergerak karena antrean sangat panjang. Kami terpaksa berhenti di bahu jalan karena sudah sangat capek setelah mengemudi lebih dari tujuh jam," ujar Nur Hadi, Minggu (29/3/2026).
Skema One Way Sepenggal
Menyikapi kepadatan yang terus meningkat dari arah Semarang menuju Jakarta, Korlantas Polri memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa one way sepenggal. Skema ini diterapkan mulai dari Simpang Susun Brebes Timur hingga KM 70 ruas Tol Cipali untuk mengurai penumpukan kendaraan.
Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait