Warga yang terdampak bencana tanah gerak berada di tenda pengungsian. (iNews/Heri Susanto)

CILACAP, iNews.id - Pergerakan tanah di Desa Karanggintung, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, masih terus terjadi. Akibat pergerakan tanah ini, jumlah rumah yang mengalami kerusakan terus bertambah menjadi 24 rumah dari sebelumnya 22 rumah.

Kerusakan rumah warga semakin parah, bahkan sejumlah rumah dalam kondisi nyaris roboh. Sebab tembok dan lantai telah jebol.

Rekahan tanah yang sebelumnya hanya terjadi di pekarangan rumah, kini telah bergeser ke rumah rumah warga. Wargapun kini dihantui rasa khawatir sebab rumah mereka sewaktu waktu bisa roboh.

Warga mendesak kepada pemerintah untuk membantu mereka mencari tempat yang aman dari ancaman bencana tanah bergerak.

Meski warga telah di sediakan tempat  pengungsian di tenda darurat, namun lokasi tersebut belum sepenuhnya aman dari ancaman tanah bergerak.

Warga yang rumahnya rusak akibat bencana tanah gerak sengaja tidak membawa barang barang mereka. Pasalnya, tak ada tempat pengungsian yang layak untuk menampung barang mereka.

“Ya jelas khawatir dan takut, kalau ada apa-apa, tiba-tiba rontok  gimana gitu. Tapi saat ini sudah dikasih tenda sama pemerintah. Jadi kalau tidur (malam) di tenda,” kata Sukarsih, warga terdampak tanah gerak, Kamis (10/6/2021).

Sementara, petugas dari BPBD Kabupaten Cilacap telah mendirikan tenda pengungsian darurat dan dapur umum.  

Untuk menampung warga yang mengungsi, BPBD mencari lokasi pengungsian yang lebih aman di luar zona berbahaya Desa Karanggintung agar warga terbebas dari ancaman bencana tanah gerak.


Editor : Ahmad Antoni

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network