KULONPROGO, iNews.id – Tiga ruang kelas, berikut ruang guru dan komputer di SD Widoro, Dukuh Pereng, Kalurahan Sendangsari, Kapanewon Pengasih, Kulonprogo, terendam banjir setinggi 30 cm, Senin (24/2/2020) sore.
Banjir tersebut sempat viral di media sosial lantaran puluhan tahun sekolah belum pernah terendam. Banjir terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah Kulonprogo.
Begitu hujan reda, wali siswa berdatangan ke sekolah untuk bekerja bakti membersihkan ruang kelas yang sempat terendam. Menggunakan mesin diesel, mereka menyemprot ruangan kelas yang banyak terdapat lumpur tersisa.
“Ini kesadaran sendiri, biar segera bersih dan besok bisa dipakai untuk sekolah,” kata wali siswa, M Fazid.
Kepala SD Widoro, Edy Maryani mengatakan, banjir terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. “Ketinggian air sampai betis orang dewasa,” ucapnya.
Saat kejadian, kata dia, seluruh siswa sudah dipulangkan pukul 12.45 WIB. Mestinya mereka belajar di sekolah sampai pukul 15.00 WIB.
Edy mengatakan, sekolah yang dipimpinnya jarang kebanjiran. Sejak 2002 tidak pernah lagi kebanjiran setelah dibuat sekolah permanen. Namun hujan deras membuat dua selokan yang ada di depan sekolah meluap.
“Air masuk ke halaman sekolah, ruang kelas dan ruang komputer. Kerugian tidak ada, hanya sempat kebanjiran. Semuanya sudah kita naikan,”ujarnya.
Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait