Pedagang di Kabupaten Banjarnegara saat mengemas minyak goreng curah ke dalam plastik. Foto: iNews/Elis Novit.
Elis Novit

BANJARNEGARA, iNews.id – Para konsumen di Kabupaten Banjarnegara memburu minyak goreng curah yang mulai membanjiri pasaran. Dampaknya, minyak goreng kemasan menjadi kurang diminati. 

Sejak sepekan terakhir, harga minyak goreng curah di pasar tradisional Kabupaten Banjarnegara mulai turun. Stok yang mulai membanjiri pasaran membuat warga beralih membeli minyak goreng curah. 

Minyak goreng curah dijual Rp12.000 per kilogram. Sedangkan minyak goreng kemasan terpaut cukup jauh karena masih dijual Rp17.500 per liter. 

“Banyak permintaan, tiga drum minyak curah habis dalam sehari,” kata salah satu pedagang Rido, Rabu (13/7/2022). 

Ketika stok minyak goreng curah masih sulit didapat dengan harga sekitar Rp14.000 per kilogram, pedagang hanya mampu menyetok dua drum. Itu pun mereka harus mengantre.

Akibat stok minyak curah melimpah, minyak goreng kemasan kurang laku di pasaran. Pedagang kesulitan menjual minyak kemasan pabrikan karena memiliki selisih harga yang cukup tinggi. 


Editor : Ary Wahyu Wibowo

BERITA TERKAIT