Petugas membersihkan material longsoran yang menutupi akses jalan penghubung alternatif Banjarnegara-Pekalongan. (Elis Novit)
Elis Novit

BANJARNEGARA, iNews.id - Tebing setinggi 8 meter longsor dan menutup badan jalan dengan ketebalan tiga meter akses jalan penghubung alternatif  Banjarnegara-Pekalongan, Desa Benda Wuluh. Tebing longsor akibat diguyur hujan deras di wilayah tersebut.

Satu kendaraan minibus sempat terjebak material tanah. Beruntung pengemudi bisa segera dievakuasi warga dan petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjarnegara.

“Akses jalan bisa dilewati setelah 4 jam proses evakuasi material tanah,  namun warga yang melintas harus waspada karena kondisi jalan yang licin dan tanah yang masih labil memungkinkan terjadinya longsor susulan saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi,” kata Raib, petugas BPBD Banjarnegara, Selasa (11/10/2022).

Berdasarkan data dari BPBD Banjarnegara, kejadian tanah longsor menimpa dua titik di jalan provinsi , satu di Desa Bolan dan Slatri di jalan penghubung Banjarnegara-Pekalongan.

BPBD meminta warga agar lebih waspada di sejumlah titik rawan longsor saat berkendara. Mengingat, 75 persen wilayah merupakan zona merah rawan terjadinya pergerakan tanah.


Editor : Ahmad Antoni

BERITA TERKAIT