REMBANG, iNews.id - Bupati Rembang Abdul Hafidz angkat bicara soal viral video aksi premanisme orang tak dikenal (OTK) yang terjadi di kantor Setda Rembang. Dia mengaku aksi itu merupakan ulah oknum antarsesama rekanan.
Pemkab Rembang memastikan aksi premanisme tersebut tidak akan terulang lagi. Abdul Hafidz mengaku hingga saat ini belum mendapatkan laporan terkait adanya kejadian itu.
“Saya tak tahu menahu dan enggan ikut campur tangan terkait adanya video viral ini,” katanya, Jumat (14/7).
Namun demikian, bupati berpesan agar dalam proses lelang bisa berjalan lancar tanpa ada permainan dalam proses lelang tersebut.
“Saya memastikan peristiwa tersebut tidak akan terulang dan berjalan dengan aman dan lancar,” ujarnya.
Sebelumnya, kericuhan terjadi di depan ruang pengadaan barang dan jasa di Kantor Setda Rembang pada Senin, 10 Juli 2023.
Peristiwa itu sempat terekam kamera dan videonya viral di media sosial. Dalam video berdurasi 01.31 menit itu tampak tiga orang bertubuh tegap, berjaga di depan pintu.
Ketiga oknum OTK terlihat mendorong seorang peserta lelang yang hendak menyerahkan dokumen untuk mengikuti lelang proyek APBD Pemkab Rembang senilai ratusan juta rupiah.
Editor : Ahmad Antoni
aksi premanisme viral di media sosial Kabupaten Rembang Bupati Rembang lelang proyek Pemkab Rembang orang tak dikenal
Artikel Terkait