1.300 Pekerja dari 9 Pabrik di Purbalingga Terkena PHK

Catur Edi Purwanto ยท Senin, 20 April 2020 - 11:49:00 WIB
1.300 Pekerja dari 9 Pabrik di Purbalingga Terkena PHK
Aktivitas pekerja pabrik rambut palsu di Purbalingga (Foto: iNews/Catur Edi Purwanto)

PURBALINGGA, iNews.id - Ribuan pekerja pabrik di Purbalingga, Jawa Tengah terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) akibat pandemi Covid-19. Setidaknya tercatat sembilan perusahaan sudah melaporkan keputusan PHK ke Dinas Tenaga Kerja Purbalingga.

Pekerja yang di PHK jumlahnya mencapai 1.300 pekerja. Ribuan pekerja tersebut berasal dari sembilan perusahaan seperti perusahaan mainan dan pabrik kayu. Namun, pekerja yang paling banyak diphk yakni dari pabrik rambut palsu dan bulu mata palsu.

Sejak pendemi corona, jumlah ekspor produk bulu mata dan rambut palsu ke luar negeri menurun drastis. Perusahaan menyiasati dengan mengurangi produksi dan mengurangi jumlah pekerja.

Sekretaris Dinas Tenaga Kerja Purbalingga Tukimin berharap jumlah karyawan yang terimbah Covid-19 tidak bertambah.

"Semoga tidak berimbas lebih banyak. Harapannya yang di rumahkan ini bisa dipekerjakan kembali kalau sudah stabil," ujar Tukimin, Senin (20/4/2020).

Tukimin juga menjelaskan, produksi pabrik produksi bulu mata palsu dan rambut palsu turun karena konsumen mereka di Amerika Serikat menghentikan penjualan. Kondisi AS yang juga terkena wabah Covid-19 menjadikan permintaan produk tersebut turun drastis.

"Ordernya berkurang. Ekonomi Amerika juga banyak yang berhenti, mungkin pelabuhan dan segala macamnya tidak lancar sehingga ekspor pun tidak lancar," ujarnya.

Dinas Tenaga Kerja Purbalingga mencatat saat ini sebanyak 50.000 warga bekerja di 40 perusahaan.


Editor : Nani Suherni