1.500 Warga Temanggung Tercacat Jadi Penerima Ganda Bansos

Antara · Selasa, 23 Juni 2020 - 09:26:00 WIB
1.500 Warga Temanggung Tercacat Jadi Penerima Ganda Bansos
Ilustrasi bantuan sosial (bansos). (Foto: Istimewa)

TEMANGGUNG, iNews.id - Sebanyak 1.500 orang tercatat sebagai penerima dobel atau ganda bantuan sosial dari Pemerintah Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Mereka yang ganda kebanyakan tercatat dalam bantuan sosial tunai (BST) yang bersumber dari dana desa.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Temanggung Prasojo mengatakan sebelumnya ribuan warga sudah didata pemkab. Namun, rupanya mereka juga didaftarkan pihak desa sebagai penerima bantuan langsung tunai (BLT).

"Sebelumnya mereka sudah masuk di data kami, tetapi ternyata juga didata oleh pihak desa masuk BLT dana desa sehingga terdaftar dobel," katanya, Selasa (23/6/2020).

Namun, penerima bantuan sosial tetap harus memilih salah satu bansos tersebut karena tidak boleh menerima bansos dobel. Hasil sementara, penerima dobel ini memilih BST.

"Kebanyakan mereka memilih BST dana desa, karena penyaluran BST dana desa dilakukan lebih dulu, daripada bantuan JPS kabupaten," katanya.

Selain itu, ada belasan warga Temanggung yang dengan kesadaran mengembalikan bantuan sosial karena merasa masih bisa hidup mandiri. Prasojo menyebutkan total penerima bantuan sosial di Kabupaten Temanggung sebanyak 155.485 keluarga.

Bantuan yang disalurkan tersebut, antara lain PKH, yakni bantuan rutin yang diberikan kepada masyarakat miskin sejak sebelum masa krisis Covid-19. Jumlah penerimanya di Temanggung sebanyak 34.610 keluarga. Kemudian, bantuan perluasan PKH, yakni sama persis dengan bantuan PKH namun ada penambahan angka karena Covid-19 sebanyak 1.714 keluarga.

Kemudian bantuan sembako reguler, yakni bantuan rutin sembako senilai Rp200.000 per bulan yang diberikan kepada masyarakat miskin sejak sebelum masa krisis Covid-19. Jumlah penerima di Temanggung sebanyak 45.156 keluarga.

BST, yakni bantuan uang tunai Rp600.000 selama tiga bulan yang diberikan oleh Kementerian Sosial kepada masyarakat miskin yang belum mendapatkan bantuan PKH dan bantuan sembako. Di Temanggung jumlah penerimanya sebanyak 24.002 keluarga.

Bantuan perluasan program sembako diberikan kepada masyarakat yang memiliki kartu kesejahteraan sosial (KKS). Setiap bulannya kartu di-top-up senilai uang Rp200.000 selama 9 bulan. Pemegang kartu bisa berbelanja sembako di e-warong. Jumlah penerima program sembako di Temanggung sebanyak 29.450 keluarga.

Bantuan jaring pengaman sosial Pemprov Jateng berupa sembako senilai Rp200.000 diberikan rutin selama tiga bulan. Jumlah penerima di Temanggung sebanyak 6.965 keluarga.

Selanjutnya bantuan jaring pengaman sosial Pemkab Temanggung berupa sembako senilai Rp200.000 diberikan rutin selama enam bulan kepada masyarakat miskin yang belum masuk dalam data penerima bantuan-bantuan di atas. Jumlah penerimanya di Temanggung 13.588 keluarga.

Terakhir bantuan sosial tunai yang bersumber dari dana desa, yaitu bantuan berupa uang tunai senilai Rp600.000 berturut-turut selama tiga bulan. Bantuan diberikan kepada masyarakat miskin atau masyarakat terdampak yang belum mendapatkan jenis bantuan apa pun.

Editor : Nani Suherni

Bagikan Artikel: