16 Warga Brebes Jemaah Ijtima Ulama Gowa Positif Corona

Yunibar ยท Rabu, 06 Mei 2020 - 14:10 WIB
16 Warga Brebes Jemaah Ijtima Ulama Gowa Positif Corona
Pemindahan pasien corona di gedung Islamic Center Brebes ke RSUD Brebes, Jateng (Foto: iNews/Yunibar)

BREBES, iNews.id - Jumlah pasien positif virus corona (Covid-19) di Brebes, Jawa Tengah (Jateng) bertambah 15 orang menjadi 16 orang. Ke-16 warga positif Covid-19 berasal dari klaster jemaah Ijtima Ulama di Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Bupati Brebes Idza Priyanti akan menerapkan Pembatasan Kegiatan Masyarakan (PKM) non-Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Hal ini menyusul melonjaknya kasus pasien positif Covid-19 di wilayahnya.

"Jadi ini bukan PSSB, tapi pembatasan kegiatan masyarakan yang sekarang dilakukan oleh Kota Semarang, per tanggal 6 Mei sampai 28 hari ke depan," ucap Idza Priyanti, Rabu (6/5/2020).

Pembatasan meliputi kegiatan masyarakat di luar rumah, pembatasan belajar di sekolah, tempat ibadah dan sebagian pembatasan moda transportasi.

Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes Imam Budi Santoso mengatakan, dari 41 hasil swab yang keluar 20 merupakan pasien transmisi lokal dan 21 orang alumni jemaah Ijtima Ulama Gowa.

Dari 21 orang tersebut, 16 orang dinyatakan positif dan 4 orang negatif. Sebagian besar pasien ini warga Kecamatan Bantarkawung. Sebelumnya, satu pasien corona menjalani perawatan di ruang isolasi RSUD Brebes. Sedang 15 lainnya menjalani karantina di gedung Islamic Center Brebes.

"Pagi ini mereka akan kita pindahkan ke RSUD Brebes untuk dites swab ulang. Karena pemeriksaan swab yang pertama inikan sudah 14 hari. Ini untuk pemeriksaan yang kedua," ucapnya.

Sementara, tiga keluarga dari 16 orang pasien Covid-19 juga sudah menjalani rapid test. Hasilnya, dari 18 orang yang dites, 3 orang memperlihatkan hasil reaktif.


Editor : Nani Suherni