2 dari 8 Penganiaya Haringga Dijerat Undang-Undang Perlindungan Anak

Antara ยท Selasa, 25 September 2018 - 17:20 WIB
2 dari 8 Penganiaya Haringga Dijerat Undang-Undang Perlindungan Anak
8 oknum bobotoh ditetapkan menjadi tersangka pengeroyokan Haringga Sirila di Stadion GBLA menjelang laga Persib vs Persija. (Foto: iNews.id/Yogi Pasha)

SEMARANG, iNews.id – Sebanyak dua dari delapan tersangka penganiayaan seorang suporter Persija Jakarta, Haringga Sirla (23) hingga tewas, akan dijerat dengan Undang-Undang Perlindungan Anak.

“Dua tersangka ditindak sesuai dengan Undang-Undang Perlindungan Anak karena definisi anak itu berusia 0-18 tahun," kata Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Yohana Yembise di Semarang, Selasa (25/9/2018).

Dia mengaku sudah menerima laporan dari unit pelayanan di Kementerian PPPA. Dia juga memastikan bahwa penyidikan hukum terhadap dua tersangka sesuai dengan UU Perlindungan Anak.

“Kedua tersangka penganiayaan yang masih di bawah umur itu yakni SMR (17) dan DFA (16),” kata Yohana usai memberikan Kuliah Umum Mahasiswa Baru Tahun 2018 di Universitas 17 Agustus 1945 Semarang.

Sebelumnya, Haringga meregang nyawa di parkiran Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Gedebage, Bandung, Jawa Barat, pada Minggu (23/9) siang. Dia dikejar, dikeroyok  dan dipukuli oleh sejumlah Bobotoh menggunakan balok kayu, piring dan botol.

Satreskrim Polrestabes Bandung yang menangani kasus tersebut telah menangkap delapan tersangka kasus penganiayaan yang menewaskan The Jakmania itu. Delapan tersangka itu yakni Goni Abdulrahman (20), Aditya Anggara (19), Dadang Supriatna (19), Budiman (41), Cepi (20), Joko Susilo (32), serta SMR (17) dan DFA (16).

Sejumlah barang bukti yang disita polisi dari tangan para tersangka diantaranya balok kayu, pecahan piring dan botol, tujuh stel baju tersangka, baju, dan celana korban.


Editor : Muhammad Saiful Hadi