2 Ormas Bentrok dan Saling Serang dengan Sajam dan Batu, Temanggung Sempat Mencekam

Didik Dono Hartono ยท Sabtu, 23 November 2019 - 22:42:00 WIB
2 Ormas Bentrok dan Saling Serang dengan Sajam dan Batu, Temanggung Sempat Mencekam
Dua massa ormas saling serang dengan batu dan senjata tajam di Jalan Jenderal Sudirman Jampirejo, Kota Temanggung, Jateng, Jumat malam (22/11/2019). (Foto: iNews/Didik Dono Hartono)

TEMANGGUNG, iNews.idBentrokan terjadi antara dua massa ormas di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah (Jateng), Jumat (22/11/2019) malam. Akibatnya suasana kota sempat mencekam. Namun, saat ini suasana sudah mulai kondusif setelah petugas Kepolisian dan TNI diturunkan ke lokasi dan memediasi kedua massa ormas.

Video bentrokan antara massa ormas Lindu Aji dan GPK itu sempat direkam oleh sejumlah warga dan CCTV di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman Temanggung. Dua massa terlihat saling serang. Selain menggunakan senjata tajam (sajam), mereka juga saling lempar menggunakan batu, kayu, dan paving block trotoar.

Informasi diperoleh, bentrokan diduga dipicu penganiayaan yang terjadi Jumat sore (22/11/2019) di sebuah warung di Jalan Jenderal Sudirman Jampirejo, sekitar pukul 16.15 WIB. Bentrokan itu mengakibatkan sedikitnya tiga orang terluka dan dirawat di rumah sakit dari kedua kubu.

Arus lalu lintas juga sempat lumpuh selama beberapa jam akibat bentrokan ini. Selain itu, bentrokan tersebut menyebabkan sejumlah kerusakan, di antaranya kaca mobil yang pecah dan kendaraan yang rusak.

Kapolres Temanggung AKBP Muhamad Ali mengatakan, setelah mendapat laporan, polisi langsung diturunkan ke lokasi dan menghalau massa yang terlibat bentrokan. Aparat Polres Temanggung dibantu oleh satu kompi anggota Brimob Purworejo dan Polda Jateng serta 100 anggota TNI untuk menyekat massa.

Tim gabungan Kepolisian dan TNI berusaha menghalau massa ormas yang saling serang di Jalan Jenderal Sudirman Jampirejo, Kota Temanggung, Jateng, Jumat malam (22/11/2019). (Foto: iNews/Didik Dono Hartono)

Tim gabungan akhirnya bisa mengendalikan dan membubarkan massa. “Massa dapat dikendalikan sekitar pukul 24.00 WIB. Artinya benar-benar sudah bisa kami eliminir semua dari kedua belah pihak. Kemudian kami bantu dengan kendaraan, masing-masing pihak kami kawal, kami kembalikan ke masing-masing lokasi dan tempat tinggal,” kata Kapolres Temanggung.

Polres Temanggung juga memediasi kedua massa yang terlibat bentrok pada Sabtu sore. Massa ormas Lindu Aji dan GPK sepakat untuk berdamai dan menghentikan pertikaian. Ke depan, kedua ormas berjanji tidak akan mengungkit kejadian yang sudah terjadi.

“Ke depan kalau terjadi gesekan, kalau itu bersifat individu, selesaikan secara individu. Jadi yang ormas jangan terprovokasi. Kami harapkan kepada seluruh ormas, boleh cinta terhadap ormas. Tapi, kalau anggotanya berbuat kejahatan, maka permasalahan itu juga diselesaikan secara dindividu,” kata Muhamad Ali.

Perwakilan dua massa ormas yang terlibat bentrok dimediasi oleh Kapolres Temanggung AKBP Muhamad Ali. Kedua ormas sepakat untuk berdamai, Sabtu (23/11/2019). (Foto: iNews/Didik Dono Hartono)

Dari pantauan di lapangan, suasana Kota Temanggung berangsur pulih. Aparat kepolisian menjamin keamanan warga untuk tetap beraktivitas seperti biasa. Saat ini, aparat kepolisian masih ditempatkan di sejumlah titik vital untuk menjaga keamanan dan mencegah bentrok susulan.


Editor : Maria Christina