3 Driver Ojol di Sleman Luka Tembak, Polda DIY: Itu Bukan Senpi Organik Polri

Heru Trijoko ยท Jumat, 06 Maret 2020 - 19:25 WIB
3 Driver Ojol di Sleman Luka Tembak, Polda DIY: Itu Bukan Senpi Organik Polri
Kabid Humas Polda DIY Kombes Yuliyanto menjelaskan penetapan satu tersangka dalam kasus tragedi susur Sungai Sempor yang diikuti siswa SMP Negeri 1 Turi Sleman, DIY, Sabtu (22/2/2020). (Foto: iNews/Gunanto Farhan)

SLEMAN, iNews.id – Enam driver ojek online (ojol) luka-luka di antaranya diduga luka tembak saat bentrok dengan debt collector yang terjadi di tiga lokasi berlainan di Kabupaten Sleman, DIY, Kamis (5/3/2020) petang lalu.

Mereka kini menjalani operasi di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) TNI AU Hardjo Lukito di Kabupaten Bantul.

Kabid Humas Polda DIY, Kombes Pol Yuliyanto mengatakan, jajarannya masih menyelidiki terkait jenis proyektil dan senjata api yang digunakan untuk menembaki driver ojol tersebut.

“Apakah ini karena tembakan dari soft gun atau dari mana sedang kita lakukan pemeriksaan. Yang jelas benda asing itu kalo di luaran tersebar info bahwa itu luka senpi,” kata Yuliyanto saat konferensi pers di Mapolres Sleman, Jumat (6/3/2020).

Yuliyanto juga memastikan benda asing diduga proyektil yang bersarang di paha dan kaki tiga driver ojol itu bukan berasal dari senjata api (senpi) organik Polri. “Kita pastikan bahwa itu bukan senpi organik Polri. Polri gak pernah punya senpi dengan klasifikasi itu,” katanya.

Menurut Yuliyanto, jajarannya langsung melakukan mediasi kedua belah pihak pascabentrokan. Hasilnya, baik pihak ojol maupun debt collector sepakat melakukan perdamaian demi menjaga situasi Yogyakarta yang kondusif. Mereka juga melakukan yel-yel perdamaian bersama-sama dengan pejabat kepolisian.

Meski demikian, kata dia, polisi tetap akan memproses hukum kepada mereka yang terlibat tindak pidana, seperti perusakan di kantor Grab, perusakan di kantor leasing, pemukulan dan penembakan terhadap driver ojol termasuk kasus fidusia hingga kasus pencemaran nama baik dan perbuatan tak menyenangkan di media sosial.

Sebelumnya, ratusan driver ojol merusak dan membakar fasilitas kantor leasing di Jalan KH Wahid Hasyim, Depok, Sleman, Kamis petang. Aksi itu sebagai balasan kedatangan puluhan debt collector ke kantor Grab. Dalam bentrokan tersebut, sejumlah driver ojol luka-luka dan tiga di antaranya diduga terkena tembakan.


Editor : Kastolani Marzuki