3 Pasien Terduga Virus Korona Dirawat di RSUP Kariadi Semarang

Kristadi ยท Jumat, 21 Februari 2020 - 22:15 WIB
3 Pasien Terduga Virus Korona Dirawat di RSUP Kariadi Semarang
Penanganan pasien terduga terjangkit virus korona di RSUP Dr Kariadi Semarang (Foto: iNews.id/Kristadi)

SEMARANG, iNews.id - Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dokter Kariadi Semarang kembali merawat tiga pasien yang diduga terkena virus korona, Jumat (21/2/2020). Dari tiga pasien tersebut, satu di antaranya merupakan tenaga kerja asing (TKA) di Jepara asal Jepang dan dua lainnya merupakan warga negara Indonesia yang sempat bepergian ke Eropa dan negara di Timur Tengah.

Direktur Medik dan Keperawatan RSUP Dokter Kariadi Semarang, dokter Agus Urip Purwoko menjelaskan, satu pasien yang dirawat merupakan rujukan dari salah satu rumah sakit daerah di Jawa Tengah, Rabu (19/2/2020).

“Pasien dengan gejala demam, batuk dan sesak pernapasan juga sempat melakukan perjalanan ke sejumlah negara di Eropa dan di Uni Emirat Arab,” katanya.

Sementara dua pasien lainnya yang datang, Kamis (20/2//2020) yakni satu WNI yang sempat melakukan perjalanan umrah ke Arab Saudi dan seorang lainnya WNA asal Jepang yang bekerja di Kabupaten Jepara. “Pasien WNA Jepang ini sempat melakukan perjalanan ke negara asalnya. Kedua orang ini juga memiliki gejala seperti demam, batuk dan sesak pernapasan,” ujarnya.

Saat ini, tim dokter penyakit infeksi RSUP Dokter Kariadi Semarang masih melakukan pengawasan di ruang isolasi. Pihak rumah sakit juga sudah melakukan swab tenggorokan atau pemeriksaan dahak dan dikirim ke laboratorium di Balitbang Kementerian Kesehatan Jakarta.

“Satu dari tiga pasien tersebut yakni seorang WNI yang sempat melakukan perjalanan umrah kondisinya membaik dan sudah dikeluarkan dari ruang isolasi. Namun masih dirawat di ruang perawatan penyakit infeksi hingga hasilnya keluar,” ujarnya.

Sejak mewabahnya virus covid 19 di Kota Wuhan, China, RSUP Kariadi telah merawat delapan pasien. Lima di antaranya sudah dipastikan negatif. Selain mengawasi, rumah sakit juga telah memantau total 16 orang yang sudah dinyatakan aman dari virus ini.


Editor : Kastolani Marzuki