4 Pekerja Kapal di Semarang Tewas Diduga akibat Hirup Gas Beracun

Ahmad Antoni, Sindonews ยท Senin, 29 Juli 2019 - 08:35 WIB
4 Pekerja Kapal di Semarang Tewas Diduga akibat Hirup Gas Beracun
Proses evakuasi korban keracunan gas di kapal tongkang. (Foto: Sindonews).

SEMARANG, iNews.id - Empat pekerja yang memperbaiki kapal tongkang Zulkifli 2 di kawasan Pelabuhan Tanjung Emas, Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng), ditemukan tewas. Mereka diduga menghirup gas beracun saat memperbaiki kapal.

Mereka ditemukan meninggal dunia pada Senin (29/7/2019) dini hari, sekitar pukul 03.00 WIB. Identitas para korban yakni, Mardjono (61), warga Kota Bekasi Jabar, Lamani (32), Muhammad Nur Huda (22) dan Jadi (33) warga Kabupaten Boyolali Jateng.

Kepala Basarnas Jateng, Aris Sofingi, mengungkapkan kronologi kejadian berawal saat para korban melakukan perbaikan ruang dalam kapal (palka) pada Minggu siang. Namun, tidak ada kabar mereka hingga sore hari.

"Malam harinya, mandor kemudian menyuruh seseorang pekerja untuk mengecek keempat orang tersebut. Namun mereka tidak ditemukan, hanya barang-barang diduga milik mereka berada di atas kapal," kata Aris kepada wartawan.

Pencarian tersebut berlanjut dengan melibatkan pihak-pihak terkait lainnya. Mereka menelusuri kapal tongkang dan menuju ruang palka. Di sanalah para pekerja tersebut akhirnya ditemukan, namun sudah dalam tergeletak tak bernyawa.

"Keempat korban di dalam ruang palka kapal itu diduga menghirup gas beracun sehingga menyebabkan mereka meninggal dunia" ujar dia.

Mendapat informasi tersebut, Kepala Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Jateng, Agung Hari Prabowo mengatakan, langsung mengirim satu tim rescuer untuk melakukan evakusi. Mereka juga dilengkapi alat mountenering dan alat bantu nafas.

"Di ruang palka yang sempit masih tercium bau gas beracun yang sangat menyengat, sehingga cukup membahayakan para rescuer yang turun evakuasi. Karena itulah, mereka kami bekali alat-alat tersebut," ujar Agung.

Proses evakuasi, kata dia, berlangsung memakan waktu sekitar dua jam. Tim SAR gabungan dari Basarnas, Polrair, KPLP, RUSD Kariadi mengeluarkan korban dari kapal, dan membawa jasad mereka ke RSUD Kariadi Semarang.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal