4 Pelaku Perusakan di Solo Masih Buron, Polda Jateng: Segera Serahkan Diri

Ahmad Antoni ยท Jumat, 02 Oktober 2020 - 13:35:00 WIB
4 Pelaku Perusakan di Solo Masih Buron, Polda Jateng: Segera Serahkan Diri
Dua tersangka baru (baju tahanan paling depan) kasus penyerangan di Kampung Mertodranan, Kecamatan Pasar Kliwon saat diamankan di Mapolresta Solo, Kamis (1/10/2020). (Foto: Sindonews/Ary Wahyu Wibowo)

SEMARANG, iNews.id - Tim Resmob Satreskrim Polresta Solo masih terus memburu empat buron kasus perusakan mobil dengan menggunakan batu di Pasar Kliwon Solo. Polisi meminta para daftar pencarian orang (DPO) dengan inisial SJ, CP, WY dan BG untuk segera menyerahkan diri.

"Kami mengimbau kepada empat orang lagi yang masih DPO, segera menyerahkan diri pada penyidik. Sehingga kami harus menyelesaikan secara hukum karena ini negara hukum. Tidak ada orang yang boleh berbuat seenaknya di negara kami," kata Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Pol Iskandar Fitriana Sutrisna, Jumat (2/10/2020).

Dia menyebut sampai sekarang total ada 12 pelaku telah diamankan. Mereka adalah BD, MI, MS, AN, ST, SR, AN alias HOHO, M alias Mitun, Wahyudi alias Lentho, T alias Tono, dan terakhir berinisial S alias Romdon yang ditangkap pada Senin (28/9/2020).

"Dari total yang tertangkap 12 jadi masih ada 4 lagi DPO. Untuk satu orang lagi kemarin sudah dilakukan penangkapan, sementara kita masih menunggu hasil pencarian 4 orang lagi,” ujarnya.

Seperti diberitakan , terangka yang terakhir ditangkap berinisial S alias Romdon (penggerebekan oleh Densus di Jepara).

"Yang terakhir itu, salah satu yang melakukan langsung, saudara inisial S," ujarnya.

Kasus tersebut telah mencapai tahap pelaksanaan rekontruksi lanjutan untuk dua orang tersangka baru Tono dan Romdon serta penyelesaian berkas perkara keduanya.

"Sudah mencapai tahap rekonstruksi lanjutan dan penyelesaian berkas perkara untuk dua tersangka baru," kata Iskandar.

Sementara itu, disinggung adanya kemungkinan para pelaku intoleransi terafiliasi jaringan terorisme, Iskandar menyebut masih akan didalami.

"Yang tertangkap di Jepara itu nanti Mabes Polri ya, nanti kami dalami ini kan masih kemarin," ucapnya.

Editor : Nani Suherni

Bagikan Artikel: