5 Pelaku Video Mandi di Atas Motor Diguyur Air di Mapolres Karanganyar

Sindonews, Ary Wahyu Wibowo · Senin, 30 Desember 2019 - 19:15 WIB
5 Pelaku Video Mandi di Atas Motor Diguyur Air di Mapolres Karanganyar
Lima pemuda dimandikan orang tuanya setelah diberikan pembinaan di Mapolres Karanganyar, Senin (30/12/2019). (Foto: SINDOnews/Ary Wahyu Wibowo)

KARANGANYAR, iNews.id – Polres Karanganyar melakukan pembinaan terhadap lima dari enam pemuda pelaku video mandi di atas motor yang sempat viral di Karanganyar beberapa waktu lalu. Kelimanya diguyur air selayaknya orang mandi oleh orang tua masing-masing.

Pembinaan itu diberikan di halaman Mapolres Karanganyar, Jateng, Senin (30/12/2019). Setelah diberi pembinaan, kelimanya disuruh mencium tangan dan meminta maaf kepada orang tua masing-masing serta berjanji tak mengulangi perbuatan itu lagi.

Kasat Binmas Polres Karanganyar AKP Suwarsi mengatakan pembinaan dilakukan karena aktivitas yang dilakukan para pemuda itu membahayakan diri sendiri dan orang lain. Mereka diketahui melakukan aksi mandi di jalan dengan berboncengan empat orang dalam satu sepeda motor dan direkam dua orang lainnya.

“Kami mengingatkan mereka supaya mematuhi aturan lalu lintas. Mereka juga tak memakai helm. Orang tua juga kami ajak aktif membina anaknya. Selain itu mereka akan kami ajak mengatur lalu lintas saat malam pergantian tahun supaya mengerti bagaimana rasanya bila ada yang melanggar lalu lintas,” ujar Suwarsi.

Video itu diketahui direkam pada 15 Desember 2019 dini hari, di mana Jh, WD, IN, dan RW naik dalam satu sepeda motor kemudian mengguyur air selayaknya orang mandi sembari menjalankan kendaraan. RKW dan AO bertugas merekam aktivitas itu.

WD mengaku tidak sengaja memviralkan aktivitas itu dan hanya bermaksud iseng. “Kami awalnya hanya iseng, karena sudah bosan bermain game. Karena waktu itu gerimis maka kami main itu saja,” ujarnya.

Mereka mengunggah video itu di media sosial Whatsapp masing-masing. Salah satu di antara mereka mengunggah juga di media sosial Instagram dan menyebar hingga menjadi viral.

Dia tak menyangka unggahannya itu menjadi viral dan membuat dirinya harus dipanggil ke kantor polisi. Mereka mengaku kapok dan tak mau mengulangi perbuatan itu.


Editor : Rizal Bomantama