Ada yang Menangis, Anak-Anak Desa di Grobogan Ikut Rapid Test Covid-19

Rustaman Nusantara ยท Minggu, 31 Mei 2020 - 13:43 WIB
Ada yang Menangis, Anak-Anak Desa di Grobogan Ikut Rapid Test Covid-19
Rapid test di Desa Nampu, Kecamatan Karangrayung, Grobogan, Jawa Tengah (Jateng), Minggu (31/5/2020). (Foto: iNews/Rustaman Nusantara)

GROBOGAN, iNews.id - Pemerintah Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah (Jateng) terus menggelar rapid test massal secara acak. Salah satunya di Desa Nampu, Kecamatan Karangrayung, yang menyasar semua kalangan usai.

Dari pantauan iNews, tidak hanya orang tua, beberapa anak-anak juga ikut dalam rapid test. Mereka sempat menangis ketakutan saat pengambilan sampel darah. Tak sedikit dari orang tua yang mengurungkan niatnya untuk rapid test anaknya.

"Takut katanya," ucap ibu yang anak menangis tersebut.

Jika saat rapid test dinyatakan reaktif, warga dilarang bepergian keluar kota. Namun, aksi nekat dilakukan seorang warga dengan hasil reaktif.

R dan W pasangan suami istri asal Desa Nampu, Kecamatan Karangrayung, Grobogan ini sempat dicegah petugas Satgas Kesehatan Grobogan. Petugas meminta agar mereka tetap berada di rumah dan menjalani isolasi mandiri. Alasannya, hasil rapid test R menunjukkan reaktif Covid-19.

Setelah diberi imbauan dan pengertian oleh tim medis R akhirnya mengurungkan niatnya untuk berkunjung ke rumah orang tuanya ke Purbalingga. Menurut W suaminya tidak memiliki riwayat perjalanan jauh dan sakit.

"Katanya gak boleh bepergian dulu. Soalnya besok mau tes swab di Puskesmas Setren," ucap istri R.

Kepala Seksi Surveilans Imunisasi dan KLB Dinkes Grobogan Pujiono menjelaskan, ada 135 sasaran rapid test. Hasilnya ada satu warga yang reaktif, tetapi bukan tercatat sebagai warga Desa Nampu.

"Dengan jumlah sasaran 135 orang. Satu reaktif, tapi bukan warga (Desa Nampu) nanti akan dilanjutkan dengan tes swab," katanya.


Editor : Nani Suherni