Aksi Massal 20.000 Pelajar Minum Jamu Tradisional Pecahkan Rekor MURI

Heri Susanto ยท Jumat, 16 Maret 2018 - 14:49:00 WIB
Aksi Massal 20.000 Pelajar Minum Jamu Tradisional Pecahkan Rekor MURI
Para pelajar saat menunjukkan gelas berisi jamu asli Cilacap saat aksi massal pemecahan rekor MURI. (Foto: iNews/Heri Susanto)

CILACAP, iNews.id – Sebanyak 20.000 pelajar melakukan aksi minum jamu tradisional secara massal, di Alun-Alun Kota Cilacap, Jawa Tengah, Jumat (16/3/2018). Aksi pelajar se-Kabupaten Cilacap itu pun langsung diganjar dengan penghargaan rekor MURI Indonesia.

Pantauan iNews, sejak Jumat pagi, para siswa mulai dari tingkat sekolah dasar (SD) hingga pelajar sekolah menengah atas (SMA) berdatangan ke Alun-Alun Kota. Tujuan kedatangan para pelajar itu untuk mengikuti acara pemecehan rekor MURI meminum jamu tradisional, yang digagas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cilacap bersama Perkumpulan Pelaku Jamu Alami Indonesia.

Selain pemecahan rekor, kegiatan itu juga memiliki misi khusus untuk mengkampanyekan jamu tradisional asal Cilacap aman untuk dikonsumsi. Bukan tanpa alasan, selama ini image jamu Cilacap tercoreng dengan beredarnya jamu ilegal yang mengandung bahan kimia obat.

Dalam kegiatan itu, puluhan ribu pelajar satu persatu di berikan jamu secara bersamaan. Mereka kemudian meminum jamu tradisional yang sudah diseduh dengan air mineral itu secara bersamaan.

Ketua Perkumpulan Pelaku Jamu Alami Indonesia, Mukid Hendriyatno mengatakan, kondisi jamu tradisional saat ini sedang terpuruk dengan banyaknya peredaran jamu ilegal yang mengandung bahan kimia obat. Padahal jika dikelola dengan baik, jamu herbal berbahan tanaman obat dapat berkembang. “Jamu itu masa depan bukan masa lalu. Di negara-negara maju juga saat ini sudah kembali ke jamu maupun yang sifatnya alami,” ujar Mukid Hendriyatno.

Sementara itu, Kepala Balai Besar Pom Jawa Tengah, Endang Pudjiwati mengatakan, pihaknya akan menindak pelaku industri jamu ilegal yang sengaja menggunakan bahan kimia obat. Pengawasan ketat terhadap pelaku industri jamu telah dilakukan melalui satgas pemberantasan obat dan makanan illegal. Sementara pembinaan pelaku industri jamu herbal, terus di lakukan termasuk menyediakan laboratorium.

“Harapan kami komitmen ini terus terjaga. Tidak boleh menambah bahan kimia lain dan harus aman, itu syarat yang paling utaman,” kata Endang.

Aksi massal minum jamu massal itu memecahkan rekor MURI dengan peserta terbanyak. Sebelumnya, rekor MURI minum jamu terbanyak di Kabupaten Sukoharjo, dengan peserta berjumlah lima 15.000 orang.

Editor : Donald Karouw