Anak Kembar Albino di Wonogiri Viral, Orang Tua Sempat Dikira Pembantu

Agregasi Solopos ยท Kamis, 03 September 2020 - 10:35:00 WIB
Anak Kembar Albino di Wonogiri Viral, Orang Tua Sempat Dikira Pembantu
Nadira Nur Ainiyah dan Nadia Nur Azahra, anak kembar yang mengindap Albino bersama orang tuanya di Dusun Gadungan RT 001/RW 003, Desa Nambangan, Kacamatan Selogiri, Wonogiri, Rabu (2/9/2020). (Foto: Solopos/M Aris Munandar)

WONOGIRI, iNews.id - Anak kembar albino di Dusun Gadungan RT 001/RW 003, Desa Nambangan, Kacamatan Selogiri, Wonogiri, viral di media sosial. Namun, pengakuan miris sempat dilontarkan orang tua karena celetukan tidak mirip dari sejumlah warga hingga dikira pembantu.

Seperti pada umumnya, anak albino memiliki kulit dan rambut putih. Hal ini membuat keduanya berbeda dengan keluarganya, baik dengan orang tua maupun kakak kandungnya. Anak kembar tersebut yakni Nadira Nur Ainiyah, sebagai kakak, dan Nadia Nur Azahra, sebagai adik.

Keduanya merupakan anak dari pasangan Nunung Kristanto (44) dan Suratmi (35). Nadira dan Nadia lahir di Banten pada 17 Januari 2017 lalu. Kristanto dan Suratmi merupakan warga asli Selogiri, namun mereka tinggal lama di Banten.

Keluarga Kristanto pindah dan akan menetap kembali di Wonogiri karena ingin merawat orang tuanya yang tengah sakit. Namun saat ini orang tuanya telah sembuh. Kini Kristanto bekerja sebagai seorang petani.

Suratmi mengatakan anak kembarnya viral di media sosial setelah mereka mengunjungi Waduk Tandon, Pare, Selogiri yang saat ini tengah ramai pengunjung karena menjadi hamparan rumput. Tiga kali diajak ke tempat tersebut, banyak orang yang mengajak foto.

Nadira Nur Ainiyah dan Nadia Nur Azahra, anak kembar yang mengindap Albino di rumahnya, Dusun Gadungan RT 001/RW 003, Desa Nambangan, Kacamatan Selogiri, Wonogiri, Rabu (2/9/2020). (Foto: Solopos/M Aris Munandar)
Nadira Nur Ainiyah dan Nadia Nur Azahra, anak kembar yang mengindap Albino di rumahnya, Dusun Gadungan RT 001/RW 003, Desa Nambangan, Kacamatan Selogiri, Wonogiri, Rabu (2/9/2020). (Foto: Solopos/M Aris Munandar)

"Saking seringnya diajak foto, dia meminta cokelat kepada orang-orang. Dia kan sukanya cokelat. Juru parkir disana bilang, setelah ada si kembar pendapatannya naik tiga kali lipat," katanya, Rabu (2/9/2020).

Sejak viral, setiap hari ada orang yang mendatangi rumahnya hanya untuk berfoto dengan si kembar. Bahkan ada orang dari Klaten yang mengunjungi rumahnya untuk bertoto.

"Kadang pagi, kadang sore. Dua hingga tiga orang adalah setiap hari," ujar Suratmi.

Dia mengatakan, banyaknya orang yang mengajak foto si kembar bukan hanya terjadi di Wonogiri, di Banten juga demikian. Bahkan setiap diajak keluar rumah atau berwisata, orang mengira orang tuanya adalah pembantunya karena tidak ada kemiripan.

"Banyak yang tidak percaya kalau kami orang tuanya. Ada yang menanya keberadaan orang tua si kembar saat kami berjalan bersama," ujar dia.

Menanggapi hal itu, dia menanggapi dengan santai dan tidak marah. Dia justru berusaha menjelaskan bahwa si kembar memang anak kandungnya.

"Kami senang dengan kelahiran kembar. Semoga jadi jalan rezeki kami. Kami jarang membelikan mereka baju, sudah dibelikan teman-teman karena mereka merasa si kembar lucu," ujarnya.

Artikel ini telah tayang di Solopos.com dengan judul "Anak Kembar Albino Di Wonogiri Viral, Banyak Yang Datang Ke Rumah Untuk Foto"


Editor : Nani Suherni