get app
inews
Aa Text
Read Next : Polisi Gadungan Rampas Motor di Bandung, Korban Minta Tolong Diteriaki Begal lalu Dianiaya

Anak Kos di Semarang Diculik 2 Polisi Gadungan, Motor dan HP Dirampas

Jumat, 19 Juni 2026 - 19:21:00 WIB
Anak Kos di Semarang Diculik 2 Polisi Gadungan, Motor dan HP Dirampas
Polisi mengolah TKP kasus penculikan dan perampasan anak kos oleh dua petugas gadungan di Kota Semarang. (Foto: iNews)

SEMARANG, iNews.id – Seorang penghuni kos di wilayah Karanganyar, Kelurahan Muktiharjo Kidul, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang menjadi korban penculikan dua pria tak dikenal. Dalam aksinya, kedua pelaku yang mengaku anggota polisi intel narkoba menodongkan pistol hingga korban tak berkutik. 

Berdasarkan rekaman CCTV, peristiwa itu terjadi pada Minggu (14/6/2026) dini hari. Modus operandi yang digunakan kedua pelaku yakni, menyambangi rumah kos korban dengan mengendarai sepeda motor matik yang sengaja dicopot pelat nomor kendaraannya. 

Salah satu pelaku tampak mengenakan jaket ojek online (ojol) untuk mengelabui warga sekitar, sementara pelaku lainnya bersiaga di atas motor di depan gerbang kos. 

Pelaku yang berjaket ojol langsung merangsek masuk menuju kamar korban. Di sana, ia menggertak dengan mengaku sebagai anggota intel kepolisian yang tengah melakukan pengembangan kasus narkoba. 

Agar korban tidak melawan, pelaku mencabut senjata berbentuk pistol dan menodongkannya tepat ke arah wajah korban. Di bawah ancaman senjata api, korban dipaksa keluar kamar dan diperintahkan ikut naik ke atas motor pelaku. 

Korban Maulana kemudian dibawa berboncengan oleh pelaku menuju arah perbatasan Kabupaten Demak. Sepanjang perjalanan, pelaku berdalih mengajak korban untuk memburu keberadaan bandar narkoba.

Namun, di tengah jalan yang sepi, Maulana mulai mengendus gelagat mencurigakan dan menyadari bahwa dirinya sedang diculik oleh polisi gadungan

"Saya curiga ini bukan polisi beneran. Pas motor agak melambat di daerah perbatasan, saya langsung nekat melompat dari atas motor dan berteriak sekencang-kencangnya meminta pertolongan warga sekitar," tutur Maulana, Jumat (19/6/2026). 

Aksi nekat melompat dari motor itu membuahkan hasil. Pelaku yang panik melihat warga mulai berdatangan langsung tancap gas melarikan diri. Akibat benturan keras dengan aspal, Maulana berhasil meloloskan diri namun menderita luka robek dan memar di bagian lutut kakinya. 

Meski berhasil menyelamatkan nyawanya dari sekapan penculik, Maulana harus merelakan sejumlah harta bendanya dikuasai oleh komplotan penjahat tersebut. Pelaku berhasil merampas satu unit smartphone serta satu unit sepeda motor milik korban yang ditinggal di lokasi kos.

Pihak kepolisian yang menerima laporan korban langsung melakukan pengecekan data personel dan memastikan bahwa kedua pria misterius tersebut murni penjahat jalanan, bukan bagian dari Korps Bhayangkara. 

"Kami tegaskan dan pastikan bahwa kedua pelaku tersebut bukanlah anggota intel kepolisian. Itu adalah modus penipuan dan perampasan,” kata Kapolsek Pedurungan, Kompol Navy.

Petugas mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan berani menanyakan kartu tanda anggota (KTA) resmi jika ada oknum berpakaian preman yang mengaku sebagai petugas kepolisian saat melakukan penindakan.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut