Angka Perceraian di Semarang Meningkat Tajam sejak Pandemi Covid-19

Wisnu Wardhana · Jumat, 22 Juli 2022 - 08:53:00 WIB
Angka Perceraian di Semarang Meningkat Tajam sejak Pandemi Covid-19
Suasana Pengadilan Agama Kelas IA Semarang. Foto: iNews/Wisnu Wardhana.

SEMARANG, iNews.id - Angka perceraian di Semarang meningkat tajam sejak pandemi Covid-19. Setiap hari Pengadilan Agama Kelas IA Semarang menyidangkan 300-400 kasus perceraian

“Angka perceraian tahun 2022 sejak Januari hingga Juni mencapai 2.046 kasus,” kata Panitera Pengadilan Agama Kelas 1A Semarang, Muhammad Dardiri, Jumat (22/7/2022). 

Angka ini mengalami kenaikan yang tajam terhitung sejak pandemi Covid-19. Mayoritas alasan yang diajukan dalam perceraian karena faktor ekonomi dan perselisihan rumah tangga. Mayoritas diajukan oleh istri yang menggugat cerai. 

Kondisi ekonomi yang susah menjadi faktor utama pasangan suami istri bercerai. Tingginya permohonan cerai, sebelumnya telah melalui proses mediasi dari kedua belah pihak yang difasilitasi pengadilan serta konseling. 

“Namun karena permasalahan tidak dapat diselesaikan, kedua belah pihak menempuh jalan perceraian,” ucapnya. 

Editor : Ary Wahyu Wibowo

Bagikan Artikel: