Aplikasi 'Tuker Sampah' Mahasiswa UNS Raih Medali Perunggu AI-JAM Japan 2019

Rizal Bomantama ยท Senin, 23 Desember 2019 - 13:02 WIB
Aplikasi 'Tuker Sampah' Mahasiswa UNS Raih Medali Perunggu AI-JAM Japan 2019
Lima mahasiswa UNS menunjukkan medali perunggu yang berhasil diraih aplikasi yang mereka ciptakan bernama "Tuker Sampah" dalam ajang Advanced Innovation Jam (AI-JAM) Japan 2019 yang digelar di Accenture Innovation Hub Tokyo. (Foto: Humas UNS)

SOLO, iNews.id – Kontingen mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta berhasil meraih medali perunggu dalam ajang Advanced Innovation Jam (AI-JAM) Japan 2019 yang digelar di Accenture Innovation Hub Tokyo pada Minggu (8/12/2019). Mereka mengenalkan aplikasi yang mereka rancang sendiri bernama “Tuker Sampah” untuk menjawab problematika sampah di Indonesia yang belum terkelola dengan baik.

Kontingen mahasiswa UNS terdiri atas Muhammad Tema Rizan Mumtaza asal Program Studi (Prodi) Informatika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Nur Hijrah Assalam Al-Ihsan asal Prodi Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer (PTIK) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Intan Wahyu Ningsih asal Prodi Fisika FMIPA, Sada Nada Hidayatus Sangadah asal Prodi Fisika FMIPA dan Mochammad Nibraasuddin asal Prodi Informatika FMIPA.

“Tujuan aplikasi ini untuk mengolah sampah agar tidak menjadi residu. Kami ingin ada mekanisme yang bisa mengubah sampah menjadi sesuatu yang bernilai,” ujar Nur Hijrah melalui keterangan tertulis, Senin (23/12/2019).

Mereka menjelaskan aplikasi “Tuker Sampah” akan mendata tempat penampung sampah yang digunakan oleh pengguna aplikasi. Aplikasi kemudian menghitung sampah yang dikumpulkan dalam bentuk poin.

“Pengguna aplikasi datang membawa sampah mereka ke tempat penukaran sampah, kemudian pengguna akan mendapatkan poin berdasarkan sampah yang mereka bawa. Poin tersebut akan masuk ke akun user dan dapat ditukarkan dengan jasa pelayanan kesehatan, uang tunai, bibit pohon dan donasi,” kata Nur Hijrah.

Aplikasi tersebut telah mengategorikan empat jenis sampah yang dapat diakumulasikan ke dalam bentuk poin. Empat kategori sampah tersebut adalah plastik, metal, kertas, dan kaca.

Usai gelaran AI-JAM Japan 2019, mereka berlima berencana menyempurnakan aplikasi tersebut. Ketua tim, Intan memiliki harapan besar agar aplikasi ‘Tuker Sampah’ bisa mendapatkan suntikan dana dari investor.


Editor : Rizal Bomantama