Bangunan Dapur Rumah Warga di Kendal Ambruk, 3 Siswa SD Luka-luka

Eddie Prayitno ยท Kamis, 25 November 2021 - 08:59:00 WIB
Bangunan Dapur Rumah Warga di Kendal Ambruk, 3 Siswa SD Luka-luka
Bangunan dapur milik warga di Desa kumpulrejo Kecamatan Patebon Kabupaten Kendal ambruk hingga menimpa tiga siswa SD. (iNews/Eddie Prayitno)

KENDAL, iNews.id – Tiga siswa sekolah dasar (SD) mengalami luka-luka akibat tertimpa reruntuhan bangunan dapur warga di Desa Kumpulrejo Kecamatan Patebon Kabupaten Kendal, Kamis (25/11/2021) pagi. Diduga bangunan tersebut ambruk akibat lapuk dimakan usia.

Ketiga korban dilarikan ke puskesmas setempat oleh warga untuk mendapatkan pertolongan medis. Satu korban bernama Haikal mengalami luka cukup serius akibat tertimpa tiang atap bangunan. Dia mendapatkan lima luka jahit di bagian kaki, punggung dan bagian tubuh lainnya.

Sementara dua korban lain, Rizki dan Riyan mengalami luka-luka ringan. Saksi mata, Nila Kurniasih mengatakan, robohnya bangunan dapur rumah milik Musronah. “Saat itu saya sedang naik sepeda motor bersama putranya melintas di samping lokasi kejadian,” katanya.

Bangunan kayu di belakang rumah utama tiba-tiba roboh menimpa tiga anak yang sedang bermain di bawahnya. Dia pun bergegas meminta pertolongan warga sekitar untuk mengevakuasi ketiga anak tersebut untuk dibawa ke puskesmas.

“Saat kejadian tidak ada angin kencang ataupun hujan, namun minggu malam wilayah Kabupaten Kendal diguyur hujan,” kata Nila.

Sementara pemilik rumah, Musronah mengungkapkan bahwa saat kejadian dirinya masih berada di luar rumah.

“Saya sempat kaget mendengar kabar bangunan dapurnya roboh menimpa tiga anak, termasuk anak saya. Pasalnya bangunan masih berumur sekitar satu tahun sejak dibangun,” katanya. Dia bersyukur ketiga anak itu selamat meski mendapati beberapa luka sobek.

Kepala Desa Kumpulrejo, Basuki menyatakan siap membantu korban dalam hal pengobatan dan pembangunan dapur sementara. “Saya mengimbau kepada semua warga untuk tetap siaga bencana pada musim ekstrem saat ini,” ujar Basuki. 

Dia juga menghimbau warganya untuk tetap siaga akan bencana, khususnya bencana banjir yang bisa saja mengancam warga sekitar di dua titik tanggul kritis rawan jebol Sungai Bodri.

Editor : Ahmad Antoni

Bagikan Artikel: