get app
inews
Aa Text
Read Next : Banjir Luapan Sungai Blorong Kendal Rendam 5 Kecamatan, Aktivitas Warga Lumpuh

Banjir Luapan Sungai Blorong Kendal Meluas, Sekolah Diliburkan dan Puskesmas Tutup

Rabu, 11 Februari 2026 - 17:14:00 WIB
Banjir Luapan Sungai Blorong Kendal Meluas, Sekolah Diliburkan dan Puskesmas Tutup
Banjir luapan Sungai Blorong membuat aktivitas warga lumpuh. Siswa sekolah pun diliburkan dan puskesmas tutup. (Foto: iNews)

KENDAL, iNews.idBanjir luapan Sungai Blorong di Kabupaten Kendal, meluas. Selain merendam ratusan rumah warga di lima kecamatan, banjir juga merendam sejumlah fasilitas umum di Kecamatan Brangsong, Rabu (11/2/2026).

Banjir ini mengakibatkan aktivitas belajar mengajar lumpuh total dan pelayanan kesehatan terpaksa dihentikan sementara. Beberapa titik vital yang terdampak paling parah meliputi gedung sekolah, puskesmas, hingga kantor balai desa. 

Salah satu fasilitas pendidikan yang terendam adalah SMP Negeri 2 Brangsong. Seluruh ruang kelas di sekolah ini tergenang air dengan ketinggian mencapai 30 hingga 40 sentimeter. Tak hanya ruang kelas, halaman sekolah pun berubah menjadi kubangan air, sementara meja, kursi, dan sebagian buku pelajaran ikut terendam.

Faizin, guru SMPN 2 Brangsong menuturkan, air mulai masuk ke area sekolah sekitar pukul 03.00 WIB dini hari.

"Ketinggian air bervariasi antara 30 sampai 40 sentimeter di semua kelas. Karena ini banjir rutin tahunan, alat elektronik dan dokumen penting sudah kami amankan, namun masih ada buku-buku pelajaran yang terkena air," ujar Faizin.

Akibat akses jalan menuju sekolah yang terputus dan ruang kelas yang belum bisa digunakan, pihak sekolah memutuskan untuk meliburkan seluruh siswa hingga kondisi benar-benar aman.

Kondisi lebih parah terjadi di Puskesmas Brangsong 01. Ketinggian air di lokasi ini mencapai 70 cm, menyebabkan air masuk ke ruang pelayanan medis. Akses jalan yang tidak bisa dilalui kendaraan membuat pelayanan kesehatan di puskesmas tersebut lumpuh total.

"Layanan kesehatan terpaksa dihentikan sementara karena warga pun tidak bisa masuk ke puskesmas, airnya cukup tinggi di jalan depan," kata Sumanto, warga setempat.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut