Banjir Rob Paksa Warga Empat Kecamatan di Pekalongan Mengungsi

Suryono Sukarno ยท Minggu, 03 Desember 2017 - 12:11:00 WIB
Banjir Rob Paksa Warga Empat Kecamatan di Pekalongan Mengungsi
Pengungsi banjir rob di Pekalongan, Jawa Tengah harus rela berdesak-desakkan akibat minimnya tempat pengungsian. (Foto: iNews.id/Suryono)

PEKALONGAN, iNews.id - Ratusan warga korban banjir pasang air laut atau rob di Kota dan Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah kondisnya memprihatinkan. Mereka harus berdesa-desakkan di tempat pengungsian dengan kondisi serba kekurangan.

Mereka terpaksa mengungsi lantaran rumahnya terendam banjir rob setinggi sekitar satu meter. Di Kota Pekalongan, banjir rob itu melanda Kelurahan Panjang Wetan, Krapyak, Panjang Baru, Pabean, dan Bandengan Kecamatan Pekalongan Utara.

Sedang di Kabupaten Pekalongan, banjir rob melanda empat desa di Kecamatan Tirto masing-masing Desa Karangjompo, Jeruksari, Mulyorejo, dan Tegaldowo. Sementara di Kecamatan Wonokerto, ada lima desa yang terendam banjir antara lain Desa Api-Api, Jambean, Tratebang, serta Desa Wonokerto.

Sejumlah pengungsi banjir rob di Pekalongan terpaksa tidur beralaskan terpal plastik. (Foto: iNews.id/Suryono)

Salah seorang warga, Lastri mengaku terpaksa tidur berdesakkan dengan pengungsi lainnya karena tempatnya sempit dan minimnya lokasi pengungsian.

"Tikarnya juga kurang jadi harus umpel-umpelan (berdesakkan). Selimut juga terbatas sekali jumlahnya," kata Lastri.

Selain alas tidur dan selimut, warga juga kekurangan pakaian, peralatan mandi, obat-obatan, serta susu dan diapers untuk anak dan bayi.

"Pakaian di rumah juga basah semua kena banjir. Mau keluar juga susah karena jalannya masih digenangi air cukup tinggi," ucapnya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pekalongan, Sri Ruminingsih menyebutkan jumlah pengungsi masih sekitar 400 jiwa yang tersebar di beberapa titik pengungsian.

"Sebagian warga ada yang kembali ke rumah, tapi masih banyak juga yang memilih di tempat pengungsian," ucapnya.

Menurut Sri, secara umum kondisi para pengungsi sangat baik dan terpenuhi semua kebutuhan terutama makan dan keperluan sehari-hari lainnya.


Editor : Kastolani Marzuki