Belum Dapat Bantuan, Korban Banjir Bandang di Lebak Tidur di Kandang Kambing

Iskandar Nasution ยท Kamis, 05 Maret 2020 - 02:00 WIB
Belum Dapat Bantuan, Korban Banjir Bandang di Lebak Tidur di Kandang Kambing
Korban banjir bandang di Lebak, Banten, Desi mengipasi mi rebus sebelum menyuapi anaknya. Desa dan keluarganya terpaksa tinggal di bekas kandang kambing karena rumahnya ambruk. (Foto: iNews/Iskandar Nasution)

LEBAK, iNews.id – Puluhan rumah milik warga Kampung Cimenteng, Desa Calungbungur, Kecamatan Sajira, Lebak, Banten yang rusak parah diterang banjir bandang awal tahun 2020 lalu hingga kini masih dibiarkan rusak.

Warga yang menjadi korban bencana itu belum bisa memperbaiki rumahnya lantaran sudah tidak memiliki harta benda setelah tersapu banjir bandang. Bantuan perbaikan rumah dari pemerintah hingga kini belum diterima.

Akibatnya, banyak warga yang masih menumpang tidur di rumah saudara. Sebagian lagi memilih tidur di bekas kandang kambing lantaran malu kelamaan menumpang di rumah saudara.

Kondisi itu dialami Sakum dan Desi. Sepasang suami istri ini harus rela tidur di bekas kandang kambing bersama tiga anaknya akibat rumah mereka roboh dihantam banjir bandang awal tahun lalu.

“Ya, terpaksa tinggal di bekas kandang kambing karena sudah tidak punya uang untuk bangun rumah. Malu juga terlalu lama numpang di rumah orang,” kata Desi, Rabu (4/3/2020). 

Setiap malam Desi dan keluarganya selalu merasakan dinginnya angin malam dan derasnya air hujan. Atap dan dinding kandang kambing itu hanya ditempel kain spanduk milik relawan yang pernah memberikan bantuan.

“Untuk makan saja dari bantuan para relawan, tanpa ada bantuan dari pemerintah daerah lagi,” ujarnya.

Desi dan warga lainnya mengaku bertahan di tempat tersebut karena wilayah mereka berada di lokasi proyek pemerintah pusat yakni, Waduk Karian yang hingga saat ini belum ada pembayaran ganti rugi tanah. Mereka khawatir jika mereka pindah maka tanah mereka tidak akan dibayarkan.


Editor : Kastolani Marzuki