get app
inews
Aa Text
Read Next : Kapolda Papua Irjen Patrige Renwarin Terima Bintang Bhayangkara Pratama

Bentrok TNI-Polri di Mamberamo Papua, Kapolda: Kita Prihatin dan Menyesalkan

Minggu, 12 April 2020 - 19:35:00 WIB
Bentrok TNI-Polri di Mamberamo Papua, Kapolda: Kita Prihatin dan Menyesalkan
Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw bersama jajaran terkait menerima kedatangan tiga jenazah anggota Polres Mamberamo Raya yang tewas dalam bentrok dengan TNI. (Foto: iNews/Chanry Andrew Suripatty)

JAYAPURA, iNews.idKapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw mengaku sangat menyayangkan dan prihatin atas terjadinya bentrokan antara TNI-Polri yang menewaskan tiga anggota Polres Mamberamo Raya, Minggu (12/4/2020).

Kapolda mengaku saat ini tim dari Kodam dan Polda Papua sudah diturunkan ke lokasi untuk mengungkap kejadian sebenarnya.

“Prinsipnya kejadian itu kita sesalkan, prihatin dan sesalkan. Tetapi semua sudah terjadi sehingga kita akan lakukan sesuai dengan protap masing-masing. Yang penting langkah utama kita selamatkan yang luka-luka kemudian kita akan tangani yang meninggal dunia,” kata Kapolda Waterpauw di Base Ops Lanud Silas Papare, Minggu (12/4/2020) sore.

Lima anggota Polres Mamberamo Raya yang menjadi korban penembakan oleh oknum anggota Pos Satgas Pamrahwan Yonif 755/Yalet - Kostrad di Kampung Kasonaweja, Distrik Mamberamo Tengah, Kabupaten Mamberamo Raya sudah dievakuasi ke Jayapura, Minggu sore.

Tiga korban yang meninggal dunia, yakni Briptu Marselino Rumaikewi, Briptu Alexander Ndun dan Bripda Yosias dievakuasi menggunakan helikopter milik TNI Angkatan Darat.

Sementara dua korban luka yakni Bripka Alva Titaley dan Brigpol Robert Marien dievakuasi menggunakan pesawat Cesna Caravan seri CA- 208 milik maskapai Sam Air.

Kedatangan kelima korban disambut langsung oleh Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw, Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Herman Asaribab, Danlanud Silas Papare Jayapura Marsma TNI Tri Bowo Budi Santoso, Bupati Mamberamo Raya Dorinus Dasinapa dan sejumlah pejabat Kodam XVII/Cenderawasih dan Polda Papua.

Kapolda menghimbau semua anggota baik Polri maupun TNI untuk tetap tenang dan tidak terhasut untuk melakuan aksi balasan.

“Kita akan konsolidasi untuk menenagkan semua anggota kita, prajurit kita, terutama perwira di lapangan untuk bisa menengankan semuanya dan tidak keluar dari komando,” ucapnya.

Sebelumnya, insiden berdarah tersebut terjadi sekitar pukul 07.15 WIT di Pospam Satgas Yonif 755/Yalet di Kasonaweja, Kabupaten Mamberamo Raya. 

Bentrokan TNI-Polri itu kejadian itu berawal dari pengeroyokan terhadap Bripda Petrus Douw, Jumat (10/4/2020) sekitar pukul 14.30 WIT. Bripda Petrus Douw saat itu menyewa motor ojek di Pangkalan Ojek Ujung Kampung dari tukang ojek Rahman Sakai, dengan tarif Rp 50.000/jam. 

Pada saat pulang ke pangkalan dan mengembalikan motor kepada pemilik motor,  Bripda Petrus Douw memberikan uang  sebesar Rp50.000 untuk membayar ongkos sewa ojek. Namun, pengemudi ojek Rahman tidak terima karena Bripda Petrus Douw menyewa motor sudah tiga jam sehingga terjadi pertengkaran mulut.

"Karena terjadi pertengkaran mulut teman teman pangkalan ojek menghubungi anggota Satgas Yonif 755 dan melaporkan kejadian tersebut. Anggota Satgas Yonif 755 sekitar 10 orang mencari Bripda Petrus Douw dan mengeroyok korban,” ucap sumber iNews.

Pasca kejadian, Kapolres Mamberamo Raya, AKBP Alexander Louw, Sabtu, (11/4/2020) mengunjungi Bripda Petrus Douw di rumahnya. Kapolres menyampaikan kepada anggotanya agar tidak melakukan hal-hal yang tidak diinginkan karena Kapolres sudah melakukan koordinasi dengan Dandim Kodim 1712/Sarmi, Pabung Mamberamo Raya, Danpos  755 untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.

Namun, tanpa sepengatahun kapolres, sebanyak 20 anggota Polres Mamberamo Raya, berkumpul di Pelabuhan Burmeso dan bergerak mendatangi Pospam Satgas 755 di Kasonaweja, Minggu (12/4/2020) hingga terjadi penembakan.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut