Berawal dari Kondangan ke Solo, Dubes Slovakia Kepincut Furnitur Jepara

Nani Suherni ยท Jumat, 16 Oktober 2020 - 11:00 WIB
Berawal dari Kondangan ke Solo, Dubes Slovakia Kepincut Furnitur Jepara
Duta Besar (Dubes) Slovakia untuk Indonesia, Jaroslav Chlebo (paling kiri) (Foto: Dok Humas Pemprov Jateng)

JEPARA, iNews.id - Duta Besar (Dubes) Slovakia untuk Indonesia, Jaroslav Chlebo kepincut produk furnitur Kabupaten Jepara, Jawa Tengah (Jateng). Dia pun bercerita awal ketertarikannya kepada jenis mebel dari Jepara tersebut saat kondangan ke Solo.

Jaroslav Chlebo mengatakan, awal mula dirinya kepincut mebel Jepara, yakni saat menghadiri pernikahan rekannya di sebuah penginapan di Kota Solo. Di penginap itu ternyata dipenuhi dengan berbagai interior dari Kabupaten Jepara.

“Saya punya teman dari Slovakia menikah dengan wanita dari Solo. Kemudian, punya bisnis penginapan dan semua perabot interiornya dari Jepara,” ujar Chlebo dilansir dari website resmi Pemprov Jateng.

Dia mengaku senang, saat ini dapat berkunjung langsung ke daerah yang memproduksi furnitur bermotif ukir. Chlebo yang datang ke Jepara bersama sang istri Jana Clebova, juga mengaku kagum dengan berbagai pajangan di pendopo. Di antaranya relief ukir tiga dimensi dan patung pahat macan kurung.

Di Jepara, Jaroslav Chlebo bertemu dengan Sekretaris Daerah Kabupaten Jepara Edy Sujatmiko. Keduanya berharap hubungan antara Kabupaten Jepara dengan Slovakia dapat terjalin erat.

“Kami minta referensi, Sabtu mau keliling-keliling melihat show room di Jepara,” kata pria yang sudah dua tahun bertugas di Indonesia ini.

Ditanya sejauh mana perkembangan mebel Jepara, Edy mengatakan sudah mengekspor mebel ke lebih dari 105 negara sejak 1990. Edy pun menuturkan, bentuk kerja sama yang akan dijalin dalam waktu dekat ini, yakni mencarikan perusahaan yang bisa desain furniture minimalis dengan motif ukir, termasuk bisa melakukan ekspor ke Slovakia.

“Sebelumnya sudah ke beberapa company, tapi dia belum yakin, yang dikunjungi tadi belum tentu bisa ekspor ke Slovakia. Sehingga dia ingin referensi untuk pendalaman,” ujarnya.

Edy berharap, perusahaan mebel Jepara dan Slovakia dapat melakukan program kerja sama. Meski pada tahap awal ini hanya untuk furnitur rumahnya, tapi sekda menyakini tidak menutup kemungkinan ke depan jadi bisnis antarnegara.


Editor : Nani Suherni