Berdalih Beri Pelajaran Seks Aman, Pemuda di Boyolali Cabuli Siswi SMP hingga 20 Kali

Tata Rahmanta ยท Kamis, 24 September 2020 - 13:22 WIB
Berdalih Beri Pelajaran Seks Aman, Pemuda di Boyolali Cabuli Siswi SMP hingga 20 Kali
Suyatno, warga Teras, Boyolali, Jawa Tengah (Jateng) cabuli siswsi SMP dengan dalih beri pelajar seks aman (Foto: iNews/Tata Rahmanta)

BOYOLALI, iNews.id - Berdalih memberi pelajaran seks agar tidak hamil, seorang pemuda warga Teras, Boyolali, Jawa Tengah, menyebutuhi seorang siswi SMP hingga 20 kali. Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal Undang-undang perlindungan anak, dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Pemuda bernama Suyatno ini kesehariannya merupakan tukang kebun di salah satu rest area Tol Semarang-Solo. Saat ditangkap, dia hanya bisa diam dan tertunduk malu.

Dia ditangkap Polres Boyolali setelah terbukti menyetubuhi seorang siswi SMP berinisial H. Dalam setiap aksinya tersangka merayu korban dengan dalih memberi pelajaran seks yang benar.

Awalnya perbuatan tersangka terjadi Mei. Saat itu, pelaku bertemu dengan korban dan mengatakan bahwa bila masuk SMP harus bisa menjaga diri. Apabila ingin melakukan hubungan badan dengan aman dan tidak hamil, tersangka siap memberi pelajaran.

Dengan dalih tersebut, korban meladeni bujuk rayu tersangka. Hingga awal bulan September yang lalu pelaku telah menyetubuhi korban sebanyak 20 kali.

Suyatno ditangkap setelah korban menceritakan aksi bejat tersangka kepada orang tuanya. Pada 18 September, orang tua korban melapor ke Polres Boyolali.

Saat ditanya petugas, Suyatno mengaku tak ingin menyetubuhi korban. Dia hanya ingin melatih agar korban tidak hamil jika berhubungan badan.

"Rencananya kan cuma ngajari ciri-cirinya biar gak hamil. Namun setelah itu malah gitu," kata Suyatno.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Boyolali, Iptu AM Tohari mengatakan, saat bertemu korban, pelaku kerap beralasan mengajarkan soal reporduksi. Hingga pertemuan kedua, pelaku mengajak untuk latihan hingga disetubuhi.

"Katanya mau ngajarin reproduksi, terus besok malam setelah pertemuan kedua pelaku datang ke korban bilang ayo dek latihan," katanya Tohari.

"Itu setiap menyetubuhi korban selalu bilang itu latihan," ucapnya.


Editor : Nani Suherni