BMKG Prediksi Jateng Memasuki Puncak Kemarau pada Agustus

Nani Suherni ยท Jumat, 31 Juli 2020 - 13:08 WIB
BMKG Prediksi Jateng Memasuki Puncak Kemarau pada Agustus
Ilustrasi (Foto: Okezone)

JAKARTA, iNews.id - Memasuki Agustus, wilayah Jawa Tengah diprediksi mengalami kekeringan. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat, wilayah Jateng akan berstatus siaga kekeringan secara meteorologis.

Dalam keterangan tertulisnya, BMKG menyebutkan penguatan angin monsun Australia yang mengalirkan massa udara dingin dan kering dari Benua Australia menuju Asia melewati Samudera Indonesia dan wilayah Benua Maritim Indonesia. Hal tersebut menyebabkan musim kemarau pada 69 persen dari 342 peta zona musim (ZOM) daerah di Indonesia.

"Musim kemarau telah berdampak menimbulkan potensi kekeringan secara meteorologis pada 31 persen ZOM berdasarkan indikator Hari Tanpa Hujan berturut-turut (HTH) atau deret hari kering yang bervariasi dalam hitungan hari hingga bulan," tulis BMKG dalam keterangan tertulisnya.

Deret hari kering terpanjang lebih dari dari dua bulan dialami beberapa daerah. Peringatan dini kekeringan meteorologis telah dikeluarkan Deputi Klimatologi BMKG tertanggal 24 Juli 2020.

Jawa Tengah dalam hal ini berstatus siaga. Daerah lain yang berstatus serupa yakni, Provinsi NTT, NTB, Bali, Jawa Timur, DIY dan Sulawesi Selatan.

"BMKG mengimbau pemerintah daerah, pengambil keputusan dan masyarakat luas untuk lebih siap dan antisipatif terhadap kemungkinan dampak puncak musim kemarau," katanya.


Editor : Nani Suherni