Bupati Cilacap dan Sejumlah Pejabat Terjaring OTT KPK, Diperiksa di Polresta Banyumas
CILACAP, iNews.id - Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman, diduga terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Selain bupati, Sekretaris Daerah Kabupaten Cilacap, Sadmoko Danardono serta sejumlah pejabat lain di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cilacap juga turut ditangkap.
Para pejabat tersebut kemudian dibawa ke Polresta Banyumas untuk menjalani pemeriksaan. KPK meminjam salah satu ruangan di Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Banyumas untuk proses pemeriksaan awal.
Informasi yang diperoleh menyebutkan, rombongan pejabat yang dibawa ke Polresta Banyumas berjumlah lebih dari tujuh orang. Mereka tiba di lokasi pukul 16.00 WIB menggunakan bus pariwisata.
Setibanya di Polresta Banyumas, rombongan langsung dikawal menuju ruang pemeriksaan di Satreskrim Polresta Banyumas yang berada di lantai dua dan lantai tiga gedung tersebut.
Pukul 17.10 WIB, Sekretaris Daerah (Sekda) Cilacap bersama sejumlah pejabat terlihat keluar dari gedung Satreskrim untuk melaksanakan salat di masjid yang berada di kompleks Polresta Banyumas. Namun, dalam rombongan tersebut tidak terlihat kehadiran Bupati Cilacap.
Kemudian, pukul 17.20 WIB, para pejabat tersebut kembali masuk ke gedung Satreskrim Polresta Banyumas untuk melanjutkan proses pemeriksaan.
Hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari KPK mengenai perkara yang melatarbelakangi operasi tangkap tangan terhadap sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cilacap tersebut.
Editor: Kurnia Illahi