Bus Rosalia Indah Terbakar dan Mundur 100 Meter di Tanjakan Krumput

Antara ยท Senin, 01 April 2019 - 10:46:00 WIB
Bus Rosalia Indah Terbakar dan Mundur 100 Meter di Tanjakan Krumput
Ilustrasi bus terbakar. (Foto: dok iNews)

BANYUMAS, iNews.idBus Rosalia Indah jurusan Surabaya-Purwokerto terbakar di tanjakan Krumput, Desa Pageralang, Kecamatan Kemranjen, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah (Jateng), Senin (1/4/2019) pukul 05.10 WIB. Bus secara tiba-tiba juga mundur sejauh lebih kurang 100 meter dengan kondisi api berkobar dan solar berceceran di jalan.

Kasatlantas Polres Banyumas Ajun Komisaris Polisi (AKP) Himawan Aji Angga mengatakan, kronologi peristiwa ini berawal saat Bus Rosalia Indah bernomor lambung 317 dengan pelat nomor AD 1700 CF berangkat dari Surabaya menuju Purwokerto dengan membawa 34 orang penumpang pada Minggu (31/3/2019) pukul 20.00 WIB.

Bus dikemudikan Dedi Priyanto, warga Klapadua, Tangerang, Banten, ditemani sopir kedua Heri Cahyadi, warga Endrosono, Kecamatan Semampir, Surabaya. Setiba di Kantor Pusat Rosalia Indah, Palur, Solo, kedua awak bus tersebut mengganti armada dengan bus bernomor lambung 491 dan berpelat nomor AD 1700 CF. Hal ini lantaran bus bernomor lambung 317 mengalami kebocoran pada penyejuk udaranya (AC).

Selanjutnya bus melanjutkan perjalanan menuju Purwokerto dan sesampainya di Buntu, Kecamatan Kemranjen, Banyumas, jumlah penumpang tersisa 11 orang. Akan tetapi, ketika berada di Tanjakan Krumput, Desa Pageralang, Kecamatan Kemranjen, sopir bus Dedi Priyanto melihat ada kepulan asap di kabin mesin belakang yang terlihat dari spion, pukul 05.10 WIB.

Kedua awak bus berupaya memadamkan kebakaran tersebut dengan alat pemadam api ringan (APAR), namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil. Kobaran api menjalar dari belakang ke depan bus.

Dugaan sementara, terbakarnya bus diduga disebabkan kebocoran solar dari mesin atas atau injeksi yang selanjutnya merembes ke knalpot hingga memicu munculnya api.

Api yang membakar bus tersebut dapat dipadamkan setelah dua mobil pemadam kebakaran dari Kemranjen dan Kembaran, Kabupaten Banyumas, datang ke lokasi kejadian.

“Pemeriksaan awal, kejadian ini karena kesalahan teknis bukan kecelakaan yang melibatkan kendaraan lain. Informasi dari sopir, ada kebocoran dari saluran solar sehingga terbakar," kata Angga di Purwokerto, Senin (1/4/2019).

Kendati demikian, dia mengatakan petugas masih akan meminta keterangan lebih lanjut dari sopir maupun saksi-saksi untuk mengungkap pasti kronologi kejadian dan penyebab kebakaran bus tersebut.

“Seluruh penumpang yang berjumlah 11 orang dan dua awak bus selamat. Tidak ada korban. Kasus ini masih kami selidiki," ucapnya.

Editor : Donald Karouw