Cegah Covid-19, BP Jamsostek Ajak Peserta Gunakan Layanan Online

Kastolani ยท Kamis, 18 Juni 2020 - 15:48 WIB
Cegah Covid-19, BP Jamsostek Ajak Peserta Gunakan Layanan Online
BP Jamsostek Cabang Semarang tetap melayani konsumen di tengah wabah Covid-19. (Foto: istimewa)

SEMARANG, iNews.id - Di tengah masa pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia, BPJS Ketengakerjaan (BP Jamsostek) tetap berkomiten memberikan pelayanan maksimal kepada seluruh pesertanya. Hal ini dibuktikan dengan tetap beroperasinya seluruh Kantor Cabang dari hari Senin hingga Jumat sejak pukul 08.00-17.00 Wib.

Meski demikian, BP Jamsostek telah menyesuaikan prosedur pelayanan dengan menerapkan protokol Layanan Tanpa Kontak Fisik (Lapak Asij) yang bertujuan untuk meminimalisir penyebaran Covid-19.

Kepala Kantor BP Jamsostek Cabang Semarang Majapahit, Imron Fatoni menjelaskan, sebagai salah satu institusi yang memberikan pelayanan publik kepada masyarakat pekerja, BP Jamsostek terus berupaya untuk memberikan kemudahan bagi para peserta.

Menurut Imron, tidak ada pembatasan kuota bagi peserta yang ingin melakukan klaim Jaminan Hari Tua (JHT).

Protokol Lapak Asij yang telah diperkenalkan sejak bulan Maret lalu tersebut dapat diakses secara online melalui laman antrian.bpjsketenagakerjaan.go.id. Namun bagi peserta yang mengalami kesulitan mengakses layanan online tersebut, dapat datang langsung ke kantor cabang, karena Lapak Asik juga memiliki kanal offline.

"Tentunya pelayanan tersebut tetap mengedepankan protokol kesehatan sesuai aturan pemerintah," kata Imron dalam keterangan tertulisnya, Kamis (18/6/2020).

Imron menjelaskan, layanan offline ini tetap tidak mempertemukan petugas BP Jamsostek dan peserta secara langsung.

Sebab pelayanan dilakukan melalui bilik-bilik yang dilengkapi layar monitor dan terhubung dengan petugas secara video conference. Melalui metode ini, setiap petugas Customer Service Officer (CSO) dapat melayani 4-6 orang sekaligus dalam waktu bersamaan, atau yang disebut dengan "One to Many".

Selain kedua mekanisme tersebut, BP Jamsostek juga memberikan kemudahan melalui klaim kolektif. Layanan ini ditujukan kepada perusahaan skala besar maupun menengah yang terpaksa melakukan PHK kepada minimal 30 persen tenaga kerjanya.

Melalui klaim kolektif ini, kata Imron,  pihak perusahaan dapat mengakomodir klaim seluruh karyawan yang ter-PHK dengan menunjuk satu orang perwakilan yang akan berkoordinasi dengan petugas dari BP Jamsostek.

“Meski tersedia layanan offline, namun kami mengimbau agar seluruh peserta dapat mengajukan klaim melalui kanal online," ujarnya.

Selain lebih praktis, peserta juga dapat terhindar dari paparan virus Covid-19 kerena seluruh prosesnya dapat dilakukan dari rumah.

Tak hanya itu, peserta juga dapat memanfaatkan fasilitas tracking klaim untuk mengetahui perkembangan proses klaim yang sedang mereka ajukan.

"Semoga dengan kita tetap di rumah, pandemi ini dapat segera berakhir,” kata Imron.

Sebelumnya, Tim Elang Polrestabes membubarkan antrean pengambilan nomor pencairan dana jaminan hari tua (JHT) BPJS Ketenagakerjaan di Jalan Brigjen Soediarto Kota Semarang, Selasa (16/6/2020) dini hari.

Tindakan tegas itu dilakukan Tim Elang saat melakukan patroli yang rutin dilakukan setiap malam hingga pagi dini hari dalam rangka mencegah tindakan pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas) dan pencurian kendaraan bermotor.


Editor : Kastolani Marzuki