Cegah Penularan Virus Corona, Polda DIY Bubarkan 1.428 Kerumunan Warga

Antara ยท Sabtu, 04 April 2020 - 19:09 WIB
Cegah Penularan Virus Corona, Polda DIY Bubarkan 1.428 Kerumunan Warga
Kepala Bidang Humas Polda DIY Kombes Pol Yuliyanto. (Foto: Antara)

YOGYAKARTA, iNews.id – Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) telah membubarkan 1.428 kerumunan warga di wilayah hukum setempat untuk mencegah penularan Covid-19. Pembubaran massa tersebut dilakukan selama Operasi Aman Nusa II Progo 2020.

Kepala Bidang Humas Polda DIY Kombes Pol Yuliyanto mengatakan, pembubaran itu disertai dengan upaya persuasif berupa sosialisasi dan imbauan agar masyarakat memahami pencegahan penularan Covid-19.

“Salah satunya dengan melaksanakan physical distancing atau menjaga jarak fisik dalam berbagai kegiatan,” kata Kombes Pol Yuliyanto di Yogyakarta, Sabtu (4/4/2020).

Menurut dia, sosialisasi dan imbauan itu diberikan karena banyak warga belum paham bahaya virus corona dan bagaimana upaya mencegah penyebarannya.

Yulianto mengatakan, di tengah wabah Covid-19, kegiatan ekonomi di masyarakat tetap harus berjalan. Kendati demikian, dalam praktik pelaksanaannya harus mematuhi protokol kesehatan yang ada serta standar operasional prosedur (SOP) yang ditetapkan pemerintah.

Polda DIY juga telah melakukan pengecekan sejumlah pabrik di DIY yang hingga kini tetap beroperasi. Sejauh ini, cukup banyak yang belum menerapkan standar physical distancing bagi karyawannya. Hal itu terlihat saat dilakukan pengecekan di salah satu pabrik konveksi di Kabupaten Bantul.

“Saya kira pabrik yang memiliki karyawan banyak. Silakan diatur tempat duduknya dan tempat bekerja karyawannya sehingga betul-betul program pemerintah untuk physical distancing bisa dilakukan,” katanya.

Yuliyanto mengatakan, dalam Operasi Aman Nusa Dua Progo 2020 yang dimulai sejak 20 Maret 2020, Polda DIY beserta jajarannya juga telah menyemprotkan disinfektan sebanyak 341 kali di berbagai lokasi di DIY. Secara umum Operasi Aman Nusa Dua Progo berjalan lancar dan tidak ada kendala.

“Ini adalah operasi terpadu dalam rangka mendukung kegiatan yang dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DIY,” katanya.


Editor : Maria Christina