Cek Mapolsek Tlogowungo, Kapolda Jateng: Pelaku Penyerangan Gangguan Jiwa

Agus Atha Suharto ยท Selasa, 27 Agustus 2019 - 18:22 WIB
Cek Mapolsek Tlogowungo, Kapolda Jateng: Pelaku Penyerangan Gangguan Jiwa
Kapolda Jateng Irjen Rycko Amelza Dahniel bersama Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi dan Bupati Pati Haryanto saat meninjau Polsek Tlogowungu Pati, Selasa (27/8/2019). (Foto: iNews/Agus Atha Suharto)

PATI, iNews.id – Kapolda Jawa Tengah Irjen Rycko Amelza Dahniel mendatangi Polsek Tlogowungu di Kabupaten Pati, yang menjadi lokasi serangan seorang warga kepada polisi. Hasil pemeriksaan sementara, aksi penyerangan ini bukan bermotif terorisme, melainkan pelaku memiliki riwayat gangguan kejiwaan.

Kapolda mengatakan, anggotanya telah melakukan olah TKP, termasuk memeriksa latar belakang pelaku. Hasil pengembangan melalui pengakuan keluarga dan kepada desa setempat, pelaku yakni Muh Purwadi (35) warga Dusun Regaloh, Tlogowungu, Pati, memiliki tanda-tanda gangguan jiwa sejak 2013.

"Dugaan sementara tersangka ini mengalami gangguan jiwa. Hal ini diperkuat pengakuan keluarga dan surat keterangan dari dokter tahun 2014 yang menyebutkan pelaku dalam kondisi seperti itu,” ujar Rycko bersama Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi dan Bupati Pati Haryanto di Mapolsek Tlogowungu, Selasa (27/8/2019).

Dia menegaskan jika penyerangan terhadap anggota Polri di Pati oleh warga sekitar bukanlah serangan teror yang melibatkan jaringan tertentu. Kejadian ini dilakukan warga yang diduga mengalami gangguan jiwa.

Menurutnya, gangguan kejiwaan ini sejak 2013 dan makin parah pada 2014 sejak pelaku berpisah dengan istrinya. Dia sempat dibawa ke Rumah Sakit Jiwa Semarang, namun menolak dan lebih memilih mengonsumsi obat.

"Ketika kambuh, dia menyerang. Ini bukan yang pertama kali karena sebelumnya kepala desa dan modin juga pernah diserang," katanya.

Sebelumnya, pelaku pernah bekerja ke Papua dan Jambi sebelum akhirnya menikah dan memiliki anak. Untuk memastikan kejiwaannya, saat ini tim dokter masih akan melakukan pemeriksaan medis. Sementara Polres bersama Pemkab Kudus akan mengirimnya ke rumah sakit jiwa untuk dilakukan pengobatan.

Kapolda menceritakan, kronologi penyerangan berawal saat pelaku datang ke dalam polsek untuk membuat laporan kehilangan KTP. Saat itu ada warga lain yang dilayani sehingga pelaku harus antre.

Saat diminta antre itulah pelaku mengeluarkan golok yang balik bajunya. Dia kemudian menyerang petugas hingga mengalami luka di kepala. Anggota lain yang melihat kejadian itu di lokasi langsung mengamankan pelaku. Saat diperiksa, ditemukan juga sejumlah pisau lipat dalam dompet yang dibawanya.


Editor : Donald Karouw