Cerita Buruh Bangunan Iri dengan Ojol yang Dapat Bantuan di Jalan

Antara ยท Selasa, 14 April 2020 - 15:06 WIB
Cerita Buruh Bangunan Iri dengan Ojol yang Dapat Bantuan di Jalan
Tangkapan layar Presiden Joko Widodo bagi sembako (dok Istimewa)

SLEMAN, iNews.id - Video sejumlah pengemudi ojek online (ojol) menerima bantuan oleh orang di jalan membuat banyak warga iri. Salah satunya mereka yang berprofesi sebagai buruh bangunan di Sleman, Yogyakarta.

Mujiaman (55) warga Kalasan yang berprofesi sebagai tukang bangunan di Sleman ini mengaku kehabisan uang tabungan. Selama dua minggu, proyek bangunan dihentikan karena wabah corona. Akibatnya, pemasukan pun nihil.

Dia berharap jika memang dianjurkan tetap tinggal di rumah, pemerintah bisa meringankan kebutuhan sehari-hari mereka. Mujiaman mengaku, selama pandemi Covid-19 dia tidak mendapat bantuan apapun.

"Saya lihat di berita-berita banyak bantuan diberikan untuk tukang ojek online, sebenarnya kami juga berharap dapat bantuan sehingga kami tidak harus keluar rumah saat wabah corona ini," katanya, Selasa (14/4/2020).

Karena tabungan yang mulai menipis, Mujiman harus keluar rumah. Padahal Pemda DIY memperpanjangan masa pembatasan sosial untuk mencegah Covid-19 hingga 28 April 2020. Namun dia memastikan mematuhi anjuran menggunakan masker.

"Ya siapa pun pasti takut terkena corona, makanya saya juga berusaha melindungi diri agar tidak tertular," katanya.

Hal senada juga disampaikan Didik (40) pedagang mi Jawa di Jalan Solo Km11, Purwomartani, Kalasan, Sleman yang harus mulai berjualan lagi. Mengikuti arahan pemerintah, dia juga menutup warungnya selama dua minggu.

"Dua minggu libur, sama sekali tidak ada pemasukan. Kebutuhan keluarga di rumah banyak. Terpaksa harus jualan lagi," katanya.


Editor : Nani Suherni